Lomba Tarian Modern Papua
SATP Juara II Lomba Tarian Modern Papua di Kuala Kencana
“Latihan kami sekitar satu minggu. Awalnya cukup sulit, tapi kami terus berlatih untuk menghafal gerakan.
Penulis: Feronike Rumere | Editor: Marselinus Labu Lela
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/LOMBA-TARIAN-BUDAYA.jpg)
“Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak bisa menunjukkan talenta mereka. Ini juga menjadi sarana untuk membangkitkan semangat generasi muda Papua agar terus berkembang, khususnya dalam bidang pendidikan dan seni,” tambahnya.
Sementara itu, Franco menjelaskan bahwa peserta yang diturunkan merupakan siswa yang aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler tari, sehingga telah memiliki dasar keterampilan menari.
Dalam perlombaan tersebut, SATP menampilkan tarian yang menggambarkan kebangkitan generasi muda Papua dari keterpurukan menuju semangat baru untuk bersatu dan maju.
Baca juga: Pasca Konflik Tapal Batas, Polisi Sebut Situasi Wilayah Kapiraya dan Kampung Wakia Aman
Salah satu siswa SATP, David Sebastian Anggaibak, mengaku bangga dapat mengikuti lomba tersebut. Ia mengatakan, meski persiapan dilakukan dalam waktu singkat, dirinya bersama tim tetap berusaha memberikan penampilan terbaik.
“Latihan kami sekitar satu minggu. Awalnya cukup sulit, tapi kami terus berlatih untuk menghafal gerakan. Sebelum tampil, kami juga sempat latihan lagi. Saya senang bisa ikut lomba ini dan berharap bisa menjadi juara,” ujarnya.
Ia menambahkan, keikutsertaan dalam lomba ini menjadi pengalaman berharga sekaligus motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang seni tari.
Dalam hasil akhir perlombaan, SMP YPPK St. Bernardus berhasil meraih Juara I, disusul Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP) sebagai Juara II, dan SMP Negeri 2 Mimika sebagai Juara III. (*)