Info Mimika
Bappeda Mimika Susun Skala Prioritas Pembangunan 2026, Didominasi Infrastruktur Dasar
Dari ratusan program yang masuk, sebagian besar masih didominasi oleh sektor infrastruktur, khususnya infrastruktur dasar.
Penulis: Feronike Rumere | Editor: Lidya Salmah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/14-April-2026-Septi.jpg)
Ringkasan Berita:
- Kepala Bappeda Mimika, Septinus Timang, menegaskan program pembangunan 2026 fokus pada infrastruktur dasar, pendidikan, dan kesehatan.
- Saat ini, ratusan program memasuki tahap rasionalisasi dengan serapan anggaran sektor prioritas mencapai 80 persen
- Septinus meminta program yang disepakati tidak diubah lagi. Dana Otsus juga dipastikan mengalir untuk penguatan ekonomi UMKM demi pembangunan merata.
Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Feronike Rumere
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, TIMIKA – Kepala Bappeda Kabupaten Mimika, Septinus Timang, menegaskan bahwa program pembangunan 2026 tetap difokuskan pada sektor prioritas seperti infrastruktur dasar, pendidikan, dan kesehatan.
Septinus menerangkan bahwa sejumlah program pembangunan yang telah disusun dan disepakati kini tinggal memasuki tahap rasionalisasi untuk menentukan skala prioritas.
“Itu yang sudah fix dan diterima, nanti kita rasionalisasi lagi mana yang menjadi prioritas,” ujar septinus di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Selasa (14/4/2026).
Baca juga: Demi Kesejahteraan Rakyat, Politisi Gerindra Minta Penggunaan Otsus di Nabire Harus Transparan
Mengingat konsistensi dalam perencanaan sangat penting, Septinus meminta seluruh pihak tidak lagi mengubah program yang telah disepakati bersama dalam forum perencanaan.
“Harapan kami, program yang sudah disepakati jangan diotak-atik lagi,” tegasnya.
Menurut Septinus, dari ratusan program yang masuk, sebagian besar masih didominasi oleh sektor infrastruktur, khususnya infrastruktur dasar.
Selain itu, sektor pendidikan dan kesehatan juga menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
“Infrastruktur dasar masih dominan, termasuk pendidikan dan kesehatan. Itu yang paling banyak,” bebernya.
Baca juga: GEGER! Warga Kalisusu Nabire Temukan Pendamping Kampung Meninggal Dunia di Kamar Kos
Septinus menambahkan alokasi anggaran sekitar 80 persen saat ini terserap pada sektor-sektor prioritas tersebut, terutama untuk mendukung pelayanan dasar masyarakat.
Sementara itu terkait dana Otonomi Khusus (Otsus), Septinus memastikan bahwa penyalurannya telah berjalan dan mencakup berbagai sektor strategis.
Dana tersebut tidak hanya difokuskan pada pendidikan dan kesehatan, tetapi juga menyasar penguatan ekonomi masyarakat, termasuk UMKM di tingkat lokal.
“Dana Otsus itu menyeluruh, tapi memang pendidikan dan kesehatan masih jadi dominasi, termasuk juga penguatan ekonomi masyarakat,” tegasnya.
Baca juga: Sampah Pasar Sentral Membludak, Disperindag Mimika: Ini Bukan Hanya dari Pedagang
Ia juga menyebut bahwa penyaluran dana Otsus dilakukan dalam skema multi-tahun, meski detail teknis penyalurannya masih terus disesuaikan dengan kebijakan yang berlaku.
"Ke depannya kami berharap seluruh program yang dirancang benar-benar tepat sasaran, terutama bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan, serta mampu mendorong pembangunan yang merata," harap Septinus.
"Dengan fokus pada sektor prioritas kami optimistis pembangunan daerah akan semakin terarah dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat," tutupnya. (*)
| Sampah Pasar Sentral Membludak, Disperindag Mimika: Ini Bukan Hanya dari Pedagang |
|
|---|
| Wabup Mimika Beri Deadline Sepekan: Pejabat Lama Wajib Balikkan Mobil Dinas atau Sanksi Menanti |
|
|---|
| Proyek Perpustakaan SMPN Jila Dipastikan Rampung 100 Persen, Rettob: Kontraktor Tetap Disanksi! |
|
|---|
| Sekelompok Warga Lakukan Pemalakan dan Penyanderaan Terhadap Pengunjung di Kali Wania Timika |
|
|---|
| Bupati Rettob Pastikan P3K Pemkab Mimika Tetap Aman Meski Efisiensi Anggaran, Tapi Ada Syaratnya |
|
|---|