Rabu, 29 April 2026

YPMAK

YPMAK Sosialisasi dan Bentuk Pengurus Pokja 2026 di Kampung Kapiraya

“Program ini bukan gaji, tetapi penghasilan tambahan. Masyarakat harus terlibat aktif dalam kegiatan agar bisa

Tayang:
zoom-inlihat foto YPMAK Sosialisasi dan Bentuk Pengurus Pokja 2026 di Kampung Kapiraya
TribunPapuaTengah.com/Feronike Rumere
SOSIALISASI- Nampak Divisi Ekonomi YPMAK bersama Tim Divisi Monev YPMAK bersama masyarakat Kapiraya tengah melakukan sosialisasi dan Pemilihan Pengurus Pokja, di Pantai Uta Lama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Selasa (28/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • YPMAK menggelar sosialisasi dan pembentukan Pokja Kampung Kapiraya tahun 2026 guna mendorong peningkatan ekonomi masyarakat.
  • Dalam musyawarah, warga kembali memilih pengurus lama untuk melanjutkan program, sementara usulan kegiatan masih akan dibahas bersama.

Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Feronike Rumere

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MIMIKA– Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) sebagai pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia (PTFI) menggelar sosialisasi sekaligus pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) program kampung tahun 2026  Kampung Kapiraya, Distrik Mimika Tengah, Selasa (28/4/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong peningkatan ekonomi masyarakat melalui program kampung berbasis partisipasi warga.

Staf Divisi Ekonomi YPMAK, Febri Sianipar menjelaskan, program kampung merupakan kegiatan telah berjalan sejak 2021 dan ditujukan untuk memberikan penghasilan tambahan bagi masyarakat.

Baca juga: ASN Demo dan Palang Kantor Bupati Akibat Insentif Macet, Wabup Mamteng Desak Evaluasi Total

“Program ini bukan gaji, tetapi penghasilan tambahan. Masyarakat harus terlibat aktif dalam kegiatan agar bisa mendapatkan manfaat,” jelasnya.

Ia menegaskan, setiap kegiatan harus melibatkan masyarakat secara menyeluruh, termasuk perempuan, serta dilakukan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan melalui laporan kegiatan.

Selain itu, Pokja memiliki peran penting dalam mengoordinasikan kegiatan di kampung, termasuk menyusun program, mendokumentasikan kegiatan, hingga menyusun laporan pertanggungjawaban (LPJ).

Dalam kesempatan itu, Ketua Pokja Kampung Kapiraya melaporkan sejumlah kegiatan yang telah dilaksanakan pada 2025, di antaranya pembersihan kali, pembersihan kampung, serta pengadaan peralatan seperti mesin rumput dan perlengkapan gereja.

Laporan tersebut turut diperiksa langsung oleh tim monitoring dan evaluasi (monev) ekonomi YPMAK,  diwakili Monica Maramku.

Ketua Dewan Adat Masyarakat Kapiraya, Andreas Tayaro mengatakan, program yang telah berjalan cukup baik, namun perlu terus ditingkatkan melalui koordinasi yang lebih intens dengan masyarakat.

“Program ini sudah bagus, tetapi harus selalu berkoordinasi agar semua bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.

Baca juga: Buka Hadi Open Papua, Mansnembra Apresiasi Partisipasi 250 Peserta dari Berbagai Daerah

Sementara itu, Sekretaris Kampung Kapiraya, Falentinus Tapipea menyampaikan apresiasi kepada YPMAK yang terus melakukan pendampingan dan koordinasi dengan masyarakat.

“Kami berterima kasih karena YPMAK selalu datang dan berkoordinasi dengan kami. Kegiatan yang dilakukan juga sesuai dengan program yang telah direncanakan,” katanya.

Usai sosialisasi, masyarakat Kampung Kapiraya melakukan musyawarah untuk memilih pengurus Pokja tahun 2026. Hasilnya, masyarakat kembali mempercayakan pengurus lama untuk melanjutkan tugas pada periode berikutnya.

Baca juga: Tingkatkan PAD, Pemkab Biak Numfor Gandeng Bank Papua Hadirkan Pasar Digital Darfuar

Adapun usulan program kegiatan untuk tahun 2026 masih akan dibahas lebih lanjut melalui musyawarah bersama masyarakat dan aparat kampung.

Kepengurusan Pokja Kampung Kapiraya, Tahun 2026 sebagai berikut: Ketua, Petrus Tapipea, Bendahara Andrias Kapu, Sekretaris, Pontinus Tumati, Anggota Yusinta Ipiyaya dan Iginasius Tapipea. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved