Info Papua Tengah
Video Viral Adu Argumen Kepala BKPSDM Papua Tengah Vs Massa Demo, Denci Nawipa Minta Maaf
Adu pendapat itu terjadi saat massa memprotes proses seleksi CPNS di depan Kantor BKPSDM Papua Tengah, Senin (15/9/2025).
Penulis: Calvin Eluis Erari | Editor: Lidya Salmah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/18-September-2025-Denci-nawipapa.jpg)
Laporan Wartawan Tribun-PapuaTengah.com, Calvin Louis Erari
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, NABIRE- Video adu argumen Kepala BKPSDM Papua Tengah, Denci Meri Nawipa, dan massa aksi Kode R CPNS Formasi 2024 di Nabire viral di media sosial.
Rekaman tersebut menyebar luas di Facebook dan grup WhatsApp.
Adu pendapat itu terjadi saat massa memprotes proses seleksi CPNS di depan Kantor BKPSDM Papua Tengah, Senin (15/9/2025).
Dalam video berdurasi singkat itu, tampak suasana memanas antara Kepala BKPSDM dan pendemo.
Baca juga: BKPSDM Papua Tengah: Demo Kode R di Nabire Dinilai Tidak Murni, Ada Keterlibatan Pihak Luar!
Menanggapi viralnya video, Denci Nawipa menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat.
Ia mengakui bahwa suasana saat itu sempat tidak terkendali karena aksi massa yang dianggap memancing emosi.
"Saya mohon maaf jika ada kata-kata saya yang menyinggung pihak tertentu," kata Denci dalam keterangan resmi yang diterima Tribun-PapuaTengah.com, di Nabire, Rabu (17/9/2025).
Denci menjelaskan bahwa sebagian besar pendemo berasal dari Kabupaten Paniai, sehingga sempat menyebut nama daerah tersebut dalam pernyataannya.
Baca juga: BKPSDM: Kelompok Kode R Wajib Tahu, CPNS Papua Tengah Formasi 2024 Telah Ditutup
Denci juga menduga ada muatan politik lokal dalam aksi itu.
"Karena mayoritas pendemo dari Paniai, saya melihat ada kepentingan politik yang dibawa ke sini," ujarnya.
Terkait pemalangan kantor dan pemasangan baliho tuntutan oleh massa, Denci mengaku terpaksa membongkar sendiri semua penghalang karena mengganggu pelayanan publik.
"Hari Senin mereka palang kantor, lalu Selasa saya buka sendiri menggunakan martil," kata Denci.
Menurut Denci, tuntutan massa tidak dapat dipenuhi karena tidak sesuai aturan dan tidak disertai dasar hukum yang jelas.
"Tuntutan mereka tidak bisa kami akomodasi karena alasannya tidak sesuai regulasi," tegasnya. (*)
TribunPapuaTengah.com
Video Viral
BKPSDM Provinsi Papua Tengah
Denci Meri Nawipa
Demo di BKPSDM Papua Tengah
Kode R CPNS Formasi 2024
adu argumen
| Korem 173/PVB Temukan Senjata Api di Markas WNA China di Kawasan Wadio Nabire |
|
|---|
| Konflik Dogiyai Papua Tengah, 4 Polisi Diberhentikan Tidak Dengan Hormat |
|
|---|
| Polda Papua Tengah Tangkap Pemuda Bernama Oktovianus Douw, Keluarga Menunggu Alasannya |
|
|---|
| Kapolda Cup II Mini Soccer Antar SMA/SMK Bergulir, Pemda Diharapkan Adakan Pertandingan Seperti Ini |
|
|---|
| Kapolda Papua Tengah Besuk Korban Penembakan Operasi Militer Tembagapura |
|
|---|