Festival Media Se Tanah Papua 2026
Generasi Muda Nabire Dibekali Etika AI dan Jurnalisme Damai
"Dari semua materi itu membuat saya terdorong untuk terus belajar tentang dunia jurnalis yang sebenarnya," kata Nelson.
Penulis: Calvin Eluis Erari | Editor: Marselinus Labu Lela
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/FESTIVAL-MEDIA-20261.jpg)
Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Calvin Louis Erari
TRIBUNPAPUATENGAH.COM, NABIRE- Di tengah pesatnya perkembangan teknologi saat ini, penguatan kapasitas sumber daya manusia di sektor media sangat dibutuhkan.
Dengan demikian, untuk menjawab tantangan itu, Festival Media se-Tanah Papua menggelar seminar edukatif di kawasan Bandara Lama, Jalan Jenderal Sudirman, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Rabu (14/1/2025).
Baca juga: Konten yang Relevan Kunci Media Bertahan di Tengah Persaingan Ketat
Sejumlah materi krusial diangkat dalam agenda ini.
Uniknya kegiatan ini tidak hanya menyasar pada jurnalis, namun juga melibatkan pelajar dari tingkat SMP, SMA hingga mahasiswa, dari berbagai sekolah di Kabupaten Nabire.
Hal ini dilakukan untuk membekali generasi muda agar lebih adaptif dan kritis terhadap kemajuan teknologi saat ini.
Dalam pelaksanaannya, seminar ini membedah sejumlah materi kunci seperti, penerapan jurnalisme damai di era digital, etika penggunaan AI dalam kerja jurnalistik, serta wawasan mengenai model bisnis media siber.
Dalam proses pemaparan materi yang berlangsung sejak pukul 09.30 WIT, para peserta terlihat begitu serius mengikuti setiap materi.
Mereka juga begitu aktif untuk melemparkan pertanyaan-pertanyaan krusial kepada pemateri, terutama mengenai etika penggunaan AI dalam kerja jurnalistik.
Baca juga: Harumkan Papua di Kancah Seni Musik Dunia, Marching Band SATP Raih Juara Favorit di Ajang JDCI
Satu dari peserta seminar dalam Festival Media se-Tanah Papua, Nelson Wopari mengatakan, setiap paparan materi yang diberikan sangat komprehensif dan relevan.
Menurut dia juga, kegiatan ini juga memberikan dorongan kuat bagi pegiat media pemula dan pelajar.
"Dari semua materi itu membuat saya terdorong untuk terus belajar tentang dunia jurnalis yang sebenarnya," kata Nelson.
Baca juga: Pelajar dan Mahasiswa di Nabire Dibekali Strategi Tangkal Kebocoran Data
Nelson berharap, kiranya seminar ini dapat mendorong lahirnya narasi-narasi terbaik di tengah masyarakat.
"Seperti menyebarkan informasi yang akurat, menangkal hoax, serta menciptakan hal positif bagi masyarakat luas," pungkasnya. (*)
TribunPapuaTengah.com
Provinsi Papua Tengah
Festival Media Se-Tanah Papua 2026
Festival Media se Tanah Papua
| Festival Media Perdana se-Tanah Papua Sukses Menjaring 1.132 Peserta Aktif |
|
|---|
| Redaktur Tempo Ajak Jurnalis Lokal Papua Kolaborasi Liputan Investigatif |
|
|---|
| Festival Media se-Tanah Papua Jadi Panggung Promosi UMKM Lokal |
|
|---|
| Albert Yomo Sebut Posisi Wartawan Harus Jadi Jembatan Rakyat |
|
|---|
| Selami Potensi Desa melalui Tulisan, Generasi Muda di Nabire Ditantang Viralkan Cerita Kampung |
|
|---|