Senin, 13 April 2026

Demo Damai FRPB di Nabire

Demo Damai Front Rakyat Bersatu Nabire Terbagi Menjadi Dua Tempat dari Lima Titik

"Kami tetap akan melakukan long March sama seperti aksi-aksi sebelumnya," jelas Douw.

Tayang:
zoom-inlihat foto Demo Damai Front Rakyat Bersatu Nabire Terbagi Menjadi Dua Tempat dari Lima Titik
TribunPapuaTengah.com/Melkianus Dogopia
DEMO- Aksi Nasional Demonstrasi (Demo) Damai tengah masuk dalam negosiasi antara long March atau memakai truk, Selasa (7/4/2026), siang 

‎Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Melky Dogopia

‎‎TRIBUNPAUATENGAH.COM, NABIRE- Demo damai dilakukan Front Rakyat Bersatu di Nabire yang awalnya di lima titik kumpul, namun kini di dua tempat.

‎Lima titik direncanakan adalah di depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Siriwini, di depan Kampus Uswim Kalibobo, di samping Pasar Karang, di perempatan Wadio, dan di Lampu Merah SP 1.

Baca juga: Sambut Hardiknas 2026, SATP Mimika Jaring Bibit Unggul Lewat  Lomba Sains

‎Pantauan TribunPapuaTengah.com, dari lima titik tergabung di dua titik, adalah di titik Pasar Karang dan perempatan Wadio.

‎Saat ditemui wartawan, salah satu massa aksi, pelajar, Jek Dogomo mengatakan massa aksi di Wadio telah memakai tiga truk ke Sasaran Aksi di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Tengah.

 

‎"Tadi ada tiga truk sudah membawa massa aksi dari SP 1 dan Wadio ke DPRP Papua Tengah," kata Dogomo, Selasa  (7/4/2026).

‎Mereka mengatakan, dari Wadio sudah tiba di kantor DPRP Papua Tengah  menunggu massa dari Pasar Karang," tandasnya.

Baca juga: Front Rakyat Papua Demo di Timika, Aspirasi Disampaikan ke DPRK

Selain itu, pantauan TribunPapuaTengah.com, massa aksi di Pasar Karang masih melakukan negosiasi dengan aparat kepolisian untuk memutuskan apakah memakai truk atau long March.

Salah satu koordinator lapangan (korlap), Ando Douw menyatakan pihaknya tetap akan melakukan long march.

Baca juga: Air Danau Sentani Terus Meluap, Warga Trauma Banjir Bandang 2019 Terulang 

"Kami tetap akan melakukan long March sama seperti aksi-aksi sebelumnya," jelas Douw.

‎Hingga berita ini diturunkan negosiasi antara long March atau memakai truk masih sedang berlangsung. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved