Demo di Nabire
Kepung Pasar Karang Nabire, Massa Demo Tuntut Prabowo Tarik Pasukan dari Distrik Kembru Puncak
Demonstran menuntut penegakan hukum transparan atas tewasnya 10 warga sipil di Distrik Kembru, Kabupaten Puncak.
Penulis: Calvin Eluis Erari | Editor: Lidya Salmah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/27-April-2026-demo-di-nabire-lagiii.jpg)
Ringkasan Berita:
- Massa Gerakan Rakyat Papua Melawan Agresi Militer menduduki Pasar Karang, Nabire, Senin (27/4/2026).
- Mereka menuntut Presiden Prabowo menarik pasukan non-organik dan mengadili pelaku kekerasan atas tewasnya 10 warga di Distrik Kembru, Puncak.
- Meski riuh orasi, aktivitas pasar tetap normal. Massa berencana melanjutkan aksi ke Kantor DPR Papua Tengah guna menyerahkan petisi aspirasi.
Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Calvin Louis Erari
TRIBUNPAPUATENGAH.COM, NABIRE - Puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Papua Melawan Agresi Militer menduduki Pasar Karang di Distrik Nabire, Papua Tengah, guna memprotes kekerasan sipil di Kabupaten Puncak, Senin (27/4/2026).
Berdasarkan pantauan Tribun-PapuaTengah.com, massa mulai memadati pusat aktivitas ekonomi Nabire tersebut sejak pukul 10.00 WIT dengan membawa baliho tuntutan untuk pemerintah pusat.
Peserta demo mendesak Presiden RI Prabowo Subianto segera menarik seluruh pasukan TNI non-organik dari tanah Papua.
Baca juga: Nyaris Ricuh di Waena Jayapura, Mahasiswa Demo Papua Darurat Militer Paksa Longmarch ke Abepura
Demonstran menuntut penegakan hukum transparan atas tewasnya 10 warga sipil di Distrik Kembru, Kabupaten Puncak.
"Tangkap, pecat, dan adili pelaku kekerasan terhadap 10 korban sipil di Kembru!" teriak orator di lokasi aksi.
Para pendemo juga menegaskan gerakan ini murni aksi kemanusiaan demi menuntut keadilan bagi korban konflik.
Meski orasi berlangsung riuh, aktivitas perdagangan dan lalu lintas di sekitar pasar terpantau tetap berjalan normal.
Baca juga: Hari Ini Forum Pribumi dan OKP Papua Pegunungan Demo Nasional Suarakan Konflik di Wamena
Anggota Polres Nabire tampak bersiaga di lokasi guna menjalankan pengamanan persuasif untuk mencegah tindakan anarkis.
Diketahui massa berencana melanjutkan aksi menuju Kantor DPR Papua Tengah di Jalan Pepera untuk menyerahkan petisi aspirasi secara resmi.
Hingga berita ini ditayangkan, para orator masih bergantian menyampaikan kecaman terhadap tindakan represif di wilayah pegunungan Papua Tengah.
Mama-mama pedagang di trotoar pasar tetap berjualan di tengah pengawalan ketat Polisi. (*)
TribunPapuaTengah.com
Demo di Nabire
Gerakan Rakyat Papua Melawan Agresi Militer
Prabowo Subianto
Pasar Karang Nabire
Kabupaten Nabire
Tolak Pasukan TNI Non Organik
Distrik Kembru
| Terima Aspirasi FGOK RI, DPR Papua Tengah Tekankan Kesejahteraan dan Pembangunan DOB |
|
|---|
| Aspirasi Dukungan TNI/Polri Diterima DPR Papua Tengah, FGOK RI Tuntut Gakkum Separatis Ditingkatkan |
|
|---|
| BREAKING NEWS Puluhan Orang dari FGOK RI Geruduk Kantor DPR Papua Tengah |
|
|---|
| Lagi! Solidaritas Pelajar-Mahasiswa Nabire Tolak Operasi Militer dan 53 Izin Tambang di Papua |
|
|---|