Koperasi Merah Putih Papua Tengah
Hadir di Nabire, Koperasi Merah Putih Siap Jadi Terobosan Baru Ekonomi Kampung
"Untuk wilayah Nabire sendiri total ada 7 unit yang dibangun, tersebar di beberapa lokasi seperti SP 1, SP 2, Lagari, dan wilayah sekitarnya
Penulis: Calvin Eluis Erari | Editor: Marselinus Labu Lela
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/peluncuran-koperasi-merah-puth-5.jpg)
Laporan Wartawan TrubunPapuaTengah.com, Calvin Louis Erari
TRIBUNPAPUATENGAH.COM, NABIRE- Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto meluncurkan Koperasi Merah Putih (KMP) di seluruh wilayah Indonesia.
Momen bersejarah ini diikuti secara virtual melalui video conference oleh jajaran pejabat tinggi Provinsi Papua Tengah di gedung Koperasi Merah Putih, SP 2, Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire, Sabtu (16/5/2026).
Baca juga: Dukung Ketahanan Pangan, Polres Mimika Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026
Sejumlah pejabat penting Papua Tengah ikut hadir menyaksikan peluncuran tersebut, di antaranya Staf Ahli Gubernur Papua Tengah Bidang Pemerintahan, Politik, dan Hukum, Marten Ukago, Wakil Bupati Nabire, Burhanudin Pawennari.
Kemudian ada juga, Danrem 173/PVB, Brigjen TNI Vivian Alivianto, Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jeremias Rontini, serta Dandim 1705/Nabire, Letkol Inf. Dwi Palwanto Tirtamentari beserta jajarannya.
Danrem 173/PVB, Brigjen TNI Vivian Alivianto mengatakan, Koperasi Merah Putih memiliki representasi yang sangat tinggi.
Namun dibalik representasinya, Brigjen TNI Vivian mengakui proses pembangunannya di wilayah Papua Tengah menghadapi tantangan logistik tidak mudah jika dibandingkan dengan wilayah lain seperti Kalimantan.
"Kendala yang dialami cukup lumayan, terutama dalam proses pengiriman material. Transportasi laut harus menempuh jalur yang memutar jauh untuk bisa sampai ke sini. Namun, semua rintangan sulit ini bisa dilewati," kata Brigjen TNI Vivian.
Lanjut dia, meski dihadapkan pada tantangan geografis pembangunan proyek ini terus dipacu.
Baca juga: Kisah Yonal Bagabau Dibalik Dapur MBG Gerbang Sadu Wadio Nabire
Menurut Brigjen TNI Vivian, pembangunan koperasi ini juga dipantau ketat oleh pemerintah pusat agar memenuhi target.
Untuk itu lanjut dia, seluruh proses pengerjaan ditargetkan rampung sepenuhnya pada akhir Mei ini.
Dalam proses pembangunan, Koperasi Merah Putih di desain menjadi sebuah ekosistem komplit, dilengkapi dengan berbagai fasilitas terpadu mulai dari supermarket hingga pergudangan.
Menurut Brigjen TNI Vivian, kehadiran koperasi tersebut akan menjadi terobosan besar bagi kesejahteraan masyarakat Papua Tengah karena kedepannya akan menggerakkan roda perekonomian dari tingkat bawah, khususnya di kawasan pedesaan.
Baca juga: Jelang Diklatda-Forbisda, HIPMI Papua Tengah Sulap Jalur CFD Nabire Jadi Arena Pemberdayaan UMKM
Selain itu, operasional koperasi ini akan langsung diintegrasikan dengan program nasional, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan program Kampung Nelayan Merah Putih.
Sementara Kepala Staf Teritorial (Kasiter) Korem 173/PVB, Kolonel Inf. Fajar Wibawa Angkasa, menambahkan pembangunan infrastruktur ini akan dilakukan secara masif di beberapa titik.
"Untuk wilayah Nabire sendiri total ada 7 unit yang dibangun, tersebar di beberapa lokasi seperti SP 1, SP 2, Lagari, dan wilayah sekitarnya. Selain Nabire, sebanyak 2 unit juga sedang dibangun di Kabupaten Mimika," jelas Kolonel Inf. Fajar.
Baca juga: Eks Panglima TPNPB-OPM Wilayah Victoria Ajak Para Kombatan Kembali ke NKRI dan Dorong Dialog Damai
menurut dia, pembangunan koperasi tersebut juga membuka peluang lebar bagi masyarakat lokal yang ingin berkontribusi
"Jika ada pemilik lahan yang bersedia lahannya mau digunakan untuk pengembangan, maka pembangunan akan dilakukan," pungkasnya. (*)