Semarak Piala Dunia 2026
Ini Mimpi Hanum, Peracik Kopi Kaffe Komoke Nabire Jagokan Spanyol di Piala Dunia 2026
"Saya suka pola permainan mereka. Ada semangat baru menyatu dengan filosofi Spanyol sudah lama saya kagumi
Penulis: Calvin Eluis Erari | Editor: Marselinus Labu Lela
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/Hanun.jpg)
Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Calvin Louis Erari
TRIBUNPAPUATENGAH.COM, NABIRE- Dibalik mesin espresso terus mengepul di Kaffe Komoke, Jalan Merdeka, Kabupaten Nabire Papua Tengah ada sosok Hanum Biswoyo sedang menanti momen besar.
Bagi Hanum, Piala Dunia 2026 bukan sekadar turnamen sepak bola empat tahunan melainkan ajang pembuktian bagi tim telah mencuri hatinya selama lebih dari satu dekade yaitu, Spanyol.
Sembari meracik kopi pesanan pelanggan, Hanum mengenang kembali masa kejayaan La Furia Roja di tahun 2010.
Baca juga: Sosialisasi PKS Pokja Kampung Kaugapu, YPMAK Fokus Program Ekonomi Berkelanjutan
Saat itu, Spanyol bukan hanya sekadar pemenang tetapi sebuah simbol keindahan permainan bola.
"Saya jatuh cinta dengan Spanyol sejak 2010. Waktu itu setiap pertandingan seperti sebuah pertunjukan seni dari Xavi, Sergio Ramos, dan generasi emas lainnya," kenang Hanum dengan mata berbinar kepada TribunPapuaTengah.com, Rabu (10/6/2026).
Bagi dia, kekaguman itu bukan sekadar tren sesaat tapi sosok Sergio Ramos, sang legenda bek tengah tetap menjadi idolanya hingga hari ini.
"Ramos adalah bek paling handal pernah ada di muka bumi ini. Belum ada yang bisa menggantikan kualitas dan karakternya sampai detik ini," ujar Hanum dengan penuh keyakinan.
Memasuki Piala Dunia 2026, antusiasme Hanum tidak pudar dan menaruh harapan besar pada kombinasi pemain muda tengah bersinar.
Dia menyebut nama Marc Cucurella tangguh di lini belakang, dan Pedri menjadi otak permainan di lini tengah, hingga sang bintang muda Lamine Yamal akan mengobrak-abrik pertahanan lawan.
"Saya suka pola permainan mereka. Ada semangat baru menyatu dengan filosofi Spanyol sudah lama saya kagumi," tandasnya.
Kegembiraan menyambut Piala Dunia tentu tak lengkap jika dirayakan sendirian.
Baca juga: Lewat Pokja Pertanian YPMAK, Kelurahan Kamoro Jaya Bidik Kemandirian Pangan Warga Mimika
Hanum pun membocorkan rencana Kaffe Komoke untuk menjadi titik temu para pecinta bola di Nabire.
"Kami sudah berencana untuk mengadakan nonton bareng (nobar) selama Piala Dunia 2026 berlangsung. Saya ingin teman-teman di Nabire merasakan euforia, berbagi kopi, dan berteriak mendukung tim kesayangan di sini," pungkasnya.
Meski Piala Dunia akan berlangsung pada 12 Juni hingga 21 Juli 2026 di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada optimisme Hanum sudah melambung tinggi.
Bagi dia, dengan kedalaman skuad Spanyol saat ini gelar juara dunia bukanlah sekadar mimpi melainkan target sangat realistis untuk diwujudkan.
Baca juga: Sebagian Besar Wilayah di Kabupaten Mimika Cerah Berawan, BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem
Di Kaffe Komoke, aroma kopi yang pekat dan aroma harapan untuk Spanyol kini berpadu menanti peluit pertama Piala Dunia 2026 dibunyikan dari seberang benua.
Sebagai informasi, edisi kali ini terdapat 48 negara siap saling sikut memperebutkan trofi Piala Dunia 2026.
TribunPapuaTengah.com
Provinsi Papua Tengah
Piala Dunia 2026 di Papua
demam piala dunia
Semarak Piala Dunia 2026
Timnas Jerman Piala Dunia 2026
Selebrasi Piala Dunia 2026
Spanyol
Kaffe Komoke Nabire
| Dukungan Datang dari Kampung Sawado Nabire, Paul Ayatanoi Jagokan Timnas Jerman di Piala Dunia 2026 |
|
|---|
| Samuel Sauyar Jagokan Jerman di Piala Dunia 2026, Boleh Euforia Tetapi Jaga Keamanan |
|
|---|
| Pesta Sepak Bola Dunia, Bupati Mesak Magai Dukung Senegal |
|
|---|
| Piala Dunia 2026, Arnol Jagokan Argentina Karena Fans Maradona, Ini Ceritanya |
|
|---|
| Piala Dunia 2026, Wabup Burhanuddin Ingatkan Warga Nabire Jaga Kamtibmas |
|
|---|