Longsor Tembagapura
Peanus Uamang Sarankan Freeport Libatkan Pemilik Ulayat untuk Pencarian Karyawan Tertimbun
Sebelumnya, PTFI telah menemukan dua korban dalam kondisi meninggal dunia, Sabtu (20/9/2025) pukul 08.45 WIT.
Penulis: Calvin Eluis Erari | Editor: Lidya Salmah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/22-September-2025-korban-longsor-freepor.jpg)
Laporan Wartawan Tribun-PapuaTengah.com, Calvin Louis Erari
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, NABIRE- Anggota DPR Papua Tengah, Peanus Uamang, menyarankan PT Freeport Indonesia (PTFI) melibatkan masyarakat adat pemilik hak ulayat dalam proses pencarian lima karyawan yang masih tertimbun material longsor di area Grasberg Block Cav, Tembagapura, Mimika.
Saran ini disampaikan Peanus terkait upaya evakuasi korban insiden luncuran material basah yang hingga kini masih terus berlangsung.
Baca juga: Emanuel Kemong Akui Kalau Ada Pegawai Pemda Mimika Minta-minta Jabatan
Menurutnya, keterlibatan masyarakat adat penting karena mereka memahami karakteristik wilayah secara turun-temurun dan bisa menawarkan pendekatan berbeda dalam pencarian.
“Jika pemilik hak ulayat dilibatkan, mereka bisa membantu mempermudah proses evakuasi karena punya cara tersendiri yang sudah diwariskan,” kata Peanus di Nabire, Papua Tengah. Senin (22/9/2025).
“Tujuan kita sama, yaitu agar lima korban yang masih tertimbun segera ditemukan,”imbuhnya.
Sebelumnya, PTFI telah menemukan dua korban dalam kondisi meninggal dunia, Sabtu (20/9/2025) pukul 08.45 WIT.
Baca juga: YPMAK Sampaikan Dukacita Atas Meninggalnya 2 Karyawan Korban Longsor PTFI
Kedua korban yang berhasil dievakuasi adalah Wigih Hartono dan Irawan.
Kedua korban longsor tersebut bekerja sebagai teknisi listrik di PT Cita Contract.
Sementara lima orang lainnya masih dalam pencarian.
Proses evakuasi terus dihadapkan pada medan yang sulit dan risiko material longsor yang masih aktif bergerak.
Baca juga: Siang Ini Gempa Bumi Magnitudo 3,5 Guncang Nabire: Sudah 139 Susulan, Ini Imbauan BMKG
Sebelumnya VP Corporate Communications PTFI, Katri Krisnati, mengatakan tim penyelamat menggunakan alat berat jarak jauh, bor, dan drone untuk menjangkau lokasi terdalam.
“Material yang runtuh kali ini jauh lebih besar dibanding kejadian sebelumnya, membuat penyelamatan sangat berisiko dan kompleks,” kata Katri.
Freeport pun memastikan pencarian akan terus dilanjutkan hingga semua korban ditemukan. (*)
TribunPapuaTengah.com
Longsor Tembagapura
PT Freeport Indonesia (PTFI)
Peanus Uamang
DPR Provinsi Papua Tengah
Katri Krisnati
Wigih Hartono
Irawan
Grasberg Block Cav
Tembagapura
Mimika
Papua Tengah
pemilik hak ulayat
| 9 Provokator Kerusuhan Laga Persipura vs Adhyaksa FC Terancam Dipidana |
|
|---|
| Lewat Kesepakatan Timika, 6 Kepala Daerah di Tanah Papua Perkuat Sinergi Fiskal dan Asta Cita |
|
|---|
| Polres Mimika Musnahkan 420,6186 Gram Sabu, Ini Identitas Tersangkanya |
|
|---|
| OPM Rampas Satu Pucuk Senjata Laras Panjang Milik TNI-AU di Bandara Enarotali Kabupaten Paniai |
|
|---|
| Demo Tragedi Dogiyai, Ini 21 Tuntutan IPMADO Saat Serbu Kantor DPR Papua Tengah |
|
|---|