Rabu, 20 Mei 2026

Tolak Blok Wabu

Izin Usaha Pertambangan Blok Wabu Belum Terbit, Bahlil Ungkap Perumpamaan Ini

‎"Seperti perempuan cantik belum dinikahi oleh laki-laki dan masih dijaga oleh saudara-saudaranya sebagai simbol bahwa izin belum diberikan

Tayang:
zoom-inlihat foto Izin Usaha Pertambangan Blok Wabu Belum Terbit, Bahlil Ungkap Perumpamaan Ini
Istimewa
PERTEMUAN- Tim advokasi Blok Wabu DPR Papua Tengah bersama masyarakat Papua Tengah melakukan audiensi dengan Menteri ESDM RI, Bahlil Laha Dahlia, di Kantor ESDM, Jakarta, Kamis (2/10/2025). 

Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Melky Dogopia

TRIBUNPAPUATENGAH.COM, JAKARTA- Tim Advokasi Blok Wabu DPR Papua Tengah bersama masyarakat Papua Tengah melakukan audiensi dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia (RI), Bahlil Laha Dahlia.

Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor ESDM RI, Jakarta pada Kamis (2/10/2025), siang pukul 13.00 WIT, di Jakarta.

Baca juga: ‎2 Pemain Asing Asal Papua Tiba di Timor Leste, Sabtu Uji Coba FC Vila Atauro

Pertemuan tersebut membahas aspirasi dan kekhawatiran masyarakat terkait izin usaha pertambangan khusus (IUPK) Blok Wabu hingga saat ini belum jelas status penerbitannya.

‎Pertemuan juga diawali dengan doa yang dipimpin Wakil Ketua IV DPR Papua Tengah, John NR Gobay.

Selanjutnya, Ketua Tim Advokasi Blok Wabu DPR Papua Tengah, Henes Zondegau, menyampaikan aspirasi masyarakat Papua Tengah.

Turut memberikan pandangan Anggota DPR Papua Tengah, Arnold Luis Paerong, anggota Majelis Rakyat Papua Tengah, Julius Wandagau, serta Anggota DPR Kabupaten Intan Jaya, Bartholomeus Mirip.

‎Para legislator mempertanyakan secara tegas apakah izin usaha pertambangan khusus untuk Blok Wabu sudah ditandatangani oleh Menteri ESDM.

Hal ini penting agar tidak ada spekulasi atau opini yang berkembang di masyarakat.

Baca juga: Didatangi Tim Advokasi, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Sebut Tidak Ada Ijin Tambang di Blok Wabu

Bartholomeus Mirip menegaskan bahwa, konflik berkepanjangan di Intan Jaya sangat terkait dengan rencana pengembangan Blok Wabu, dan masyarakat Intan Jaya secara tegas menyatakan sikap menolak keberadaan Blok Wabu.

‎Setelah audiensi dengan DPR Papua Tengah dan Majelis Rakyat Papua Tengah, pertemuan berlanjut dengan perwakilan masyarakat dan mahasiswa dari Intan Jaya serta Papua Tengah.

Mereka menyampaikan penolakan terhadap Blok Wabu dan menyerahkan aspirasi serta dokumen kajian yang telah disiapkan, yang disampaikan oleh Marcel Pigai dan kawan-kawan.

Baca juga: Mahasiswa Asal Intan Jaya Pastikan Terus Menjaga Blok Wabu

‎Menteri ESDM, Bahlil Laha Dahlia, menanggapi aspirasi tersebut dengan menegaskan bahwa hingga saat ini Kementerian ESDM belum mengeluarkan atau menandatangani izin usaha pertambangan khusus untuk wilayah Blok Wabu. 

‎"Sebagai anak adat Papua ia menekankan bahwa izin tidak akan dikeluarkan tanpa berdiskusi dan berkoordinasi baik-baik dengan masyarakat adat pemilik hak" katanya 

‎Selain itu, Bahlil Laha Dahlia juga menjelaskan daerah juga harus dilibatkan agar memperoleh manfaat jika kegiatan pertambangan benar-benar dilakukan.

Baca juga: Aparat Gabungan Evakuasi Pendulang Emas Selamat dan Jenazah Korban Pembunuhan KKB di Yahukimo

‎Bahlil menggunakan perumpamaan menarik terkait Blok Wabu

‎‎"Seperti perempuan cantik belum dinikahi oleh laki-laki dan masih dijaga oleh saudara-saudaranya sebagai simbol bahwa izin belum diberikan dan prosesnya harus melalui komunikasi yang baik" jelasnya 

‎Bahlil Laha Dahlia juga menutup terkait isu kehadiran pasukan non-organik di wilayah tersebut, Menteri Bahlil menjelaskan bahwa hal itu merupakan dua hal berbeda. 

‎"Tentu dan jelas bahwa fungsi Kementerian ESDM hanya pada aspek perizinan, sementara pengaturan keamanan merupakan domain kementerian lain" tutupnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved