Senin, 4 Mei 2026

Info Papua Tengah

Telkom Group dan PTT Jelaskan Penyebab Sering Terjadinya Gangguan Jaringan Internet di Nabire

"Untuk itu kami mohon penjelasan secara rinci, agar masyarakat dapat memahami apa penyebab gangguan yang terjadi," kata Nancy

Tayang:
zoom-inlihat foto Telkom Group dan PTT Jelaskan Penyebab Sering Terjadinya Gangguan Jaringan Internet di Nabire
Tribun-PapuaTengah.com/Calvin
BAHAS JARINGAN INTERNET- Bahas gangguan jaringan internet di Nabire, Telkom Group dan PTT gelar dialog bersama semua pihak di L’Price Resto, jalan Yos Sudarso No.9, Oyehe, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Kamis, (30/10/2025) sore. 

Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Calvin Louis Erari

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, NABIRE- Telkom Group bersama PT. Palapa Timur Telematika (PTT) menggelar tatap muka dengan sejumlah pihak seperti, para jurnalis, Ketua DPRD Nabire, Nancy Worabay, serta perwakilan Polda Papua Tengah, Bahar Yusuf untuk membahas gangguan jaringan internet di Nabire.

Prosesi itu dilaksanakan di L'Price Resto, Jalan Yos Sudarso No.9, Oyehe, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Kamis (30/10/2025) sore.

Baca juga: Komnas HAM Papua Terima Pengaduan Dugaan Pelanggaran HAM Berat di Intan Jaya

Dalam pertemuan itu, Ketua DPR Nabire, Nancy Worabay mengatakan, jaringan internet merupakan kebutuhan dasar, namun akhir-akhir ini sering terganggu.

"Untuk itu kami mohon penjelasan secara rinci, agar masyarakat dapat memahami apa penyebab gangguan yang terjadi," kata Nancy dalam pertemuan itu.

Atas pertanyaan itu, pihak Telkom Group bersama PT. Palapa Timur Telematika (PTT) pun memberikan penjelasan rinci.

Seperti dalam rilis pers yang diperoleh TribunPapuatengah.com, Jumat (31/10/2025) bahwa, layanan internet di Nabire saat ini sepenuhnya bergantung pada infrastruktur jaringan milik Bakti Kominfo yang dioperasikan oleh PT. Palapa Timur Telematika (PTT).

Kemudian disitu terdapat tiga jalur utama fiber optic yang melayani wilayah Nabire yakni, Jalur laut Serui–Nabire, Jalur laut Manokwari–Nabire, dan Jalur darat Timika–Nabire.

Namun sejak September 2025, kedua jalur laut mengalami gangguan serius akibat longsor bawah laut, gempa bumi, dan faktor non-teknis lainnya sehingga putus sambungan.

Baca juga: Pemprov Papua Tengah Selesaikan Penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah Perairan dan Pesisir

Akibat daripada itu, jaringan internet di Nabire menggunakan satu jalur dari Timika yang berfungsi sebagai penopang utama.

Dengan hanya satu jalur aktif, kondisi jaringan menjadi kritis, tanpa cadangan (backup) yang memadai hingga mengakibatkan, setiap kali terjadi gangguan di jalur darat, seperti longsor, aktivitas proyek pihak ketiga, atau tindakan vandalisme, layanan internet seluler dan wifi di wilayah Nabire ikut terganggu.

Kemudian pihak Telkom Group dan PTT juga menegaskan, setiap kali terjadi gangguan internet di Nabire, tim teknis langsung bergerak cepat ke lokasi dengan dukungan dari aparat TNI dan Polri.

Baca juga: Warga Pendatang di Yahukimo Jadi Korban Penganiayaan KKB

Meski demikian, proses perbaikan di lapangan seringkali terkendala oleh akses jalan yang sulit, kondisi geografis ekstrem, serta faktor keamanan, sehingga waktu pemulihan jaringan menjadi lebih lama dari perkiraan.

Sebagai langkah antisipasi, Telkom Group juga menyediakan koneksi cadangan melalui satelit dan radio, agar komunikasi masyarakat tetap dapat berlangsung meskipun dengan kapasitas terbatas dan stabilitas rendah.

Baca juga: Program Pemberdayaan Masyarakat dari Pemerintah Pusat Menyentuh Orang Papua

Menurut proyeksi dari PT. Palapa Timur Telematika (PTT), proses perbaikan dua jalur kabel laut yang rusak ditargetkan selesai dalam waktu dekat, yakni, Jalur Serui–Nabire pada 2 November 2025, serta untuk Jalur Manokwari–Nabire pada 11 November 2025.

Setelah kedua jalur ini baik, mereka memastikan jaringan di Nabire dan sekitarnya akan stabil kembali karena sistem sudah memiliki tiga jalur utama yang saling backup. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved