Selasa, 19 Mei 2026

Info Yahukimo

Dua Warga Sipil Jadi Korban Pembunuhan OTK di Yahukimo

“Tim telah bergerak melakukan serangkaian langkah penyelidikan, mulai dari pengumpulan keterangan saksi

Tayang:
zoom-inlihat foto Dua Warga Sipil Jadi Korban Pembunuhan OTK di Yahukimo
Tribunnews.com
PEMBUNUHAN- Orang Tak Dikenal (OTK) saat membunuh dua warga sipil di Camp Kampung Bor, Distrik Sumo, Kabupaten Yahukimo, pada Sabtu (29/11/2025) sekitar pukul 18.05 WIT. 

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, YAHUKIMO- Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Yahukimo melakukan penyelidikan intensif terkait kasus pembunuhan terhadap dua pekerja pencari kayu gaharu yang dilakukan oleh sekelompok Orang Tak Dikenal (OTK) di Camp Kampung Bor, Distrik Sumo, Kabupaten Yahukimo, pada Sabtu (29/11/2025) sekitar pukul 18.05 WIT.

Adapun Identitas Para Korban sebagai berikut. Korban meninggal dunia masing-masing bernama Sugianto (43) dan Hardiyanto (39).

Baca juga: Satgas Operasi Damai Cartenz dan Polres Yahukimo Tangkap Iron Heluka Anggota KKB Kodap XVI Yahukimo

Sedangkan dua korban selamat masing-masing bernama Nur Asyah (istri almarhum Sugianto) dan Alias (saudara Nur Asyah).

Berdasarkan keterangan saksi E menyebutkan bahwa pada sekitar pukul 18.05 WIT dirinya menerima panggilan telepon dari korban selamat yakni Alias,melaporkan terjadinya penyerangan terhadap dua pekerja gaharu di Camp Kampung Bor.

Para korban diketahui telah tinggal dan bekerja di lokasi tersebut selama kurang lebih lima tahun bersama keluarga mereka.

Alias menjelaskan bahwa, pada siang hari, sekelompok OTK mendatangi Camp dan langsung melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam.

Para korban berusaha melarikan diri bersama keluarga, namun dua orang tidak berhasil menyelamatkan diri dan akhirnya meninggal dunia.

Pada pukul 21.30 WIT, Alias kembali menghubungi saksi E dan menyampaikan bahwa dua jenazah korban sedang dievakuasi menggunakan perahu fiber dari Kampung Bor menuju Kota Agats, Kabupaten Asmat, dengan estimasi perjalanan sekitar tujuh jam.

Baca juga: Pemerintah dan Umat dari Lima Wilayah Klasis se-Kabupaten Puncak Gelar Ibadah Gerbang Natal 2025 

Keempat korban merupakan satu keluarga berdomisili di Kota Agats, Kabupaten Asmat.

Selain bekerja sebagai pencari kayu gaharu, keluarga ini juga menjalankan usaha kios sembako di Kampung Bor.

Sampai saat ini, semua korban, baik selamat maupun meninggal dunia, telah dievakuasi ke Kota Agats.

Baca juga: Diklaim Hampir Punah, Pemuda Papua Tangguh Gelar Festival Baku Hajar Band, Jaring Musisi Muda

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani menyampaikan bahwa Tim telah menerjunkan personel untuk melakukan pendalaman di lokasi kejadian.

“Tim telah bergerak melakukan serangkaian langkah penyelidikan, mulai dari pengumpulan keterangan saksi, pemeriksaan tempat kejadian, hingga pengembangan informasi terkait pelaku maupun motif penyerangan."

"Kami berkomitmen mengungkap kasus ini dan memastikan rasa aman bagi masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga menekankan bahwa peningkatan kehadiran personel di wilayah rawan menjadi prioritas.

Baca juga: 1 Desember Jadi Momen Bakti Sosial, BMP RI Nyatakan Siap Kawal Program Nasional Papua Tengah

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved