Selasa, 14 April 2026

Penembakan Karyawan PTFI

PT Freeport Indonesia Benarkan Penembakan Karyawan Dilakukan OTK

"Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya dan memberikan dukungan bagi keluarga yang ditinggalkan

Tayang:
zoom-inlihat foto PT Freeport Indonesia Benarkan Penembakan Karyawan Dilakukan OTK
TribunPapuaTengah.com/Istimewa
Tony Wenas, Presiden Direktur PT Freeport Indonesia 

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MIMIKA- PT Freeport Indonesia mengonfirmasi telah terjadi penembakan oleh orang tak dikenal pada hari Rabu, 11 Maret 2026 sekitar pukul 8.30 WIT di area tambang terbuka Grasberg.

Keluarga besar PTFI sangat berduka atas kehilangan satu orang rekan karyawan atas nama Sdr. Simson Mulia, usia 48 tahun meninggal dunia dalam kejadian tersebut.

Baca juga: Karyawan PT Freeport Indonesia Tewas Tertembak di Area Grasberg

"Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya dan memberikan dukungan bagi keluarga yang ditinggalkan," Tony Wenas, Presiden Direktur PT Freeport Indonesia.

Ia mengatakan kalau PTFI terus berkoordinasi dengan aparat keamanan pemerintah terkait hal ini.

Keselamatan dan keamanan seluruh karyawan serta semua pihak di wilayah operasional kami tetap menjadi prioritas utama kami.

"Kami sangat sedih," kata Tony Wenas.

Diberitakan sebelumnya, seorang karyawan kontaktor PT. Mpeigelah bekerja PT Freeport Indonesia tepatnya di Area Grasberg  tewas usai ditembak OTK, Rabu 11 Maret 2026 sekitar pukul 10.00 WIT.

Baca juga: Ali Kabiay Konter Ancaman Panglima OPM Aibon Kogoya: Kami Pemuda Adat Saireri Nabire Tidak Takut

Karyawan tersebut bernama Simson Mulia. 

Informasi penembakan disampaikan oleh Abraham Raja Ampat Marinda juga merupakan karyawan P.T Mpegeilah PTFI.

Korban ditembak saat di dalam perjalanan di Grasberg menggunakan Mobil LV No Lambung 4446.

Baca juga: Kecam Pernyataan Aibon Kogoya, Kepala Suku Moora: Jangan Bikin Sekat Antarsesama Orang Asli Papua

Simson Mulia tiba-tiba pingsan dengan luka di kepala.

Selain Simson Mulia satu korban lainnya dikabarkan luka-luka dan dini dalam penanganan medis.

Dalam kontak tembak, 2 buah HT dirampas OTK.

Saat ini aparat sedang melakukan upaya penyelidikan lebih lanjut. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved