Dua Prajurit Marinir Gugur Saat Kontak Tembak di Maybrat, 1 Kritis dan 2 Senjata Dirampas
Berdasarkan informasi yang dihimpun, KKB) melancarkan serangan mendadak saat para prajurit sedang bertugas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/23-Maret-2026-Kontak-tembak-mayrbat.jpg)
Ringkasan Berita:
- Dua prajurit TNI-AL gugur dalam kontak tembak dengan kelompok orang tak dikenal di Kampung Sori, Distrik Aifat Selatan, Maybrat, Minggu (22/3/2026).
- Penembakan ini merenggang nyawa Prada Marinir Andi Suvio dan Prada Marinir Elki Saputra, sementara satu prajurit lainnya kritis.
- Kelompok penyerang dilaporkan merampas dua pucuk senjata api milik korban sebelum melarikan diri ke arah hutan Papua Barat Daya.
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MAYBRAT - Kontak tembak prajurit TNI AL dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) kembali meletus di wilayah Papua Barat Daya.
Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Sori, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, pada Minggu (22/3/2026) sekitar pukul 07.00 WIT.
Dalam baku tembak tersebut dua prajurit Marinir TNI AL yang merupakan bagian dari Satgas Wilayah Maybrat dikabarkan gugur.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, KKB) melancarkan serangan mendadak saat para prajurit sedang bertugas.
Baca juga: Puncak Mudik Idul Fitri 2026 di Bandara Frans Kaisiepo Biak Tembus 1.102 Penumpang
Dua prajurit yang gugur dalam tugas tersebut adalah Prada Marinir Andi Suvio dari Yonmar 7 dan Prada Marinir Elki Saputra dari Yonmar 10.
Selain korban jiwa, serangan ini juga mengakibatkan Kopda Marinir Eko Sutikno dari Yonmar 7 berada dalam kondisi kritis akibat luka tembak serius.
Kelompok penyerang juga dilaporkan merampas dua pucuk senjata api milik prajurit sebelum melarikan diri ke area hutan.
Seluruh korban dievakuasi ke RSAL dr R Oetojo Sorong.
Situasi di sekitar fasilitas kesehatan tersebut tampak dijaga ketat oleh personel TNI saat 2 jenazah korban tiba.
Baca juga: Momen Idul Fitri: Pemuda Katolik Komda Papua Silaturahmi dengan Gubernur Fakhiri
Aparat gabungan kini memperketat pengawasan di titik-titik perbatasan distrik guna mempersempit ruang gerak KKB.
Sementara itu Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, langsung mendatangi RSAL dr R Oetojo untuk menyampaikan rasa duka cita mendalam kepada keluarga besar TNI-AL.
Kedatangan Gubernur Elisa didampingi Bupati Maybrat menjadi simbol kepedulian pemerintah terhadap pengorbanan para prajurit di garis depan.
Baca juga: Idul Fitri Jadi Momen Pererat Tali Persaudaraan di Nabire, Ini Pesan Wabup Burhanuddin
“Kami berharap ke depan tidak ada lagi celah yang menyebabkan kejadian seperti ini terulang,” ujar Elisa kepada awak media di Sorong.
Mantan Bupati Asmat itu juga berharap situasi keamanan di Maybrat segera pulih agar masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti biasa. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunsorong.com dengan judul Kontak Tembak di Maybrat, Dua Prajurit TNI-AL Gugur
TribunPapuaTengah.com
Prajurit Marinir Gugur di Maybrat
Kabupaten Maybrat
Baku Tembak di Maybrat
Kopda Marinir Eko Sutikno
Prada Marinir Elki Saputra
Kampung Sori
| OPM Kodap XVI Yahukimo Tembak Mati 8 Pendulang Emas dan Berikan Warning Keras Kepada Aparat |
|
|---|
| Dengan Harapan Kwamki Narama Kabupaten Mimika Damai, Alkitab Bahasa Amungme dan Damal Diluncurkan |
|
|---|
| Rapat Rutin TP-PKK Kabupaten Puncak, Bahas Persiapan Program Kerja dan Evaluasi |
|
|---|
| Papua Tengah Segera Miliki Perdasus OAP, John NR Gobai: Ini Jadi Dasar Pendataan |
|
|---|
| Atasi Kekurangan Tenaga Medis, Dinkes Papua Tengah Lakukan Pemutakhiran Data |
|
|---|