Selasa, 19 Mei 2026

Info Biak Numfor

Pemkab Biak Salurkan Bantuan PIP dan Beasiswa Otsus Bagi 6.000 Siswa

Fokus utama saat ini adalah mempermudah akses pencairan bagi sekolah yang berada di wilayah terpencil dan jauh dari jangkauan perbankan.

Tayang:
Editor: Lidya Salmah
zoom-inlihat foto Pemkab Biak Salurkan Bantuan PIP dan Beasiswa Otsus Bagi 6.000 Siswa
Tribunnews.com/Tidak ada
PROGRAM PIP - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Biak Numfor, Kamaruddin, S.Pd saat dikonfirmasi di ruang kerjanya di Biak, Selasa Pekan Lalu. Foto : Tribun-Papua.com/Fiona Sihasale 

Ringkasan Berita:
  • Dikdaya Kabupaten Biak Numfor mempercepat penyaluran bantuan PIP bagi 6.000 siswa melalui Bank Himbara pada Februari 2026. 
  • Kepala Dikdaya , Kamaruddin, menegaskan sekolah di pelosok mendapat kebijakan khusus guna mempermudah akses rekening. 
  • Selain PIP, pemerintah menyalurkan beasiswa Otsus melalui Kartu Biak Pintar serta bantuan mahasiswa SUP senilai Rp15 miliar untuk menekan angka putus sekolah.

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, BIAK NUMFOR – Ribuan siswa dari keluarga kurang mampu di Kabupaten Biak Numfor, Papua, mulai mendapatkan titik terang terkait pencairan dana bantuan pendidikan pada awal tahun 2026.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikdaya) Kabupaten Biak Numfor memastikan distribusi Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Biak Pintar (KBP) berjalan tepat sasaran.

Fokus utama saat ini adalah mempermudah akses pencairan bagi sekolah yang berada di wilayah terpencil dan jauh dari jangkauan perbankan.

Hal ini dilakukan untuk menjamin hak pendidikan anak-anak di pelosok Papua tetap terpenuhi tanpa hambatan geografis.

Kepala Dikdaya Biak Numfor, Kamaruddin, mengatakan bahwa proses administrasi di tingkat perbankan telah memasuki tahap akhir.

Baca juga: Colo Sagu Memori Jalan Ahmad Yani: Polresta Jayapura Kota Hidupkan Ruang Sejarah Lewat Foto+Musik

Bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), khususnya BRI dan BNI, kini sedang merampungkan pembuatan rekening bagi seluruh siswa penerima.

Kamaruddin menjelaskan bahwa pihaknya memberlakukan kebijakan khusus bagi sekolah yang lokasinya sulit menjangkau kantor bank.

Kepala sekolah diberikan kewenangan untuk mengambil buku tabungan siswa dan menyerahkannya langsung kepada orang tua tanpa menyentuh fisik uang bantuan.

“Paling lambat pada Februari ini para siswa sudah dapat mencairkan bantuan tersebut,” ujar Kamaruddin di Biak Numfor, Papua, Minggu (1/2/2026).

Pemkab Biak Numfor mencatat sebanyak 6.000 siswa dari jenjang SD hingga SMA/SMK telah diajukan sebagai penerima manfaat PIP nasional.

Baca juga: Update Harga Emas Antam 1 Februari 2026: Logam Mulia Stagnan Setelah Anjlok Rp260 Ribu per Gram

Besaran bantuan ini bervariasi mulai dari Rp450.000 untuk jenjang SD hingga Rp1.000.000 bagi pelajar di tingkat menengah atas.

Kamaruddin mengingatkan para orang tua agar segera menarik dana tersebut setelah masuk ke rekening masing-masing.

Ia menegaskan bahwa dana yang mengendap dan tidak dicairkan hingga akhir tahun akan ditarik kembali secara otomatis ke kas negara.

“Bantuan ini untuk menunjang pendidikan, jadi gunakan secara tepat untuk keperluan sekolah,” tegas Kamaruddin.

Selain program nasional, Pemkab Biak Numfor juga mengandalkan dana Otonomi Khusus (Otsus) untuk membiayai program Kartu Biak Pintar (KBP).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved