Selasa, 19 Mei 2026

KKB Elkius Kobak

Jejak Keji KKB Elkius Kobak: Pembunuh Pilot-Copilot Smart Air di Boven Digoel, Kerap Buat Propaganda

Elkius Kobak bertanggung jawab penuh atas gugurnya Bripda Oktovianus Buara, anggota Polres Yahukimo, pada 16 April 2024 di Distrik Dekai, Yahukimo.

Tayang:
Editor: Lidya Salmah
zoom-inlihat foto Jejak Keji KKB Elkius Kobak: Pembunuh Pilot-Copilot Smart Air di Boven Digoel, Kerap Buat Propaganda
Tribunnews.com
SADIS- Pimpinan KKB Yahukimo, Elkius Kobak disebut sebagai dalang penembakan pesawat Smart Air yang menewaskan pilot dan copilot di Bandara Koraway Batu, Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu (11/2/2026). Foto Istimewa/kolase 

Ringkasan Berita:
  • Elkius Kobak, pimpinan KKB Batalyon Kanibal, menjadi ancaman serius di Papua Pegunungan setelah terlibat berbagai pembunuhan berdarah.
  •  Selain membunuh pilot Smart Air, kelompok ini bertanggung jawab atas gugurnya anggota TNI-Polri, pembantaian 11 pendulang emas, hingga pembakaran fasilitas sekolah.
  •  Aparat keamanan kini memburu Elkius yang kerap menggunakan propaganda bohong untuk menutupi aksi pelanggaran HAM terhadap warga sipil.

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, JAYAPURA - Sosok Elkius Kobak pimpinan KBB di Yahukimo yang dikenal dengan sebutan Batalyon Kanibal dan Batalyon Semut Merah kerap mengganggu keamanan di wilayah Papua Pegunungan.

Kelompok ini mencatatkan rekam jejak kriminalitas yang sangat panjang melalui serangkaian aksi pembunuhan sadis terhadap aparat keamanan maupun warga sipil.

Nama Elkius kini menjadi sorotan utama setelah kelompoknya dituding sebagai dalang penembakan maut terhadap pilot pesawat Smart Air PK SNR Capt Egon Erawan dan kopilot Baskor Adi Anggoro di Bandara Koroway Batu, Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu (11/2/2026).

Baca juga: Capt Egon Erawan Korban Penembakan KKB di Papua Dikebumikan Hari Ini, Satu Liang Lahat dengan Ibu

Pembunuhan Aparat dan Warga Sipil

Elkius Kobak bertanggung jawab penuh atas gugurnya Bripda Oktovianus Buara, anggota Polres Yahukimo, pada 16 April 2024 di Distrik Dekai, Yahukimo.

Jasad korban saat itu ditemukan di pertigaan jalan sekitar ruko Block B dengan kondisi yang mengenaskan akibat serangan senjata tajam dan api.

Tak berhenti di situ, kelompok ini menyerang prajurit TNI di Jalan Paradiso pada 1 Maret 2023 yang menggugurkan Pratu LW.

Kekejaman Batalyon Kanibal juga menyasar sektor pendidikan dengan meneyerang tenaga pengajar di Distrik Anggruk pada 21 Maret 2025.

Baca juga: Trauma Usai KKB Berulah di Bandara Koroway Boven Digoel, 39 Warga Mengungsi ke Kabupaten Tetangga

Elkius dan anggotanya tidak hanya menghilangkan nyawa guru, tetapi juga membakar fasilitas sekolah hingga rata dengan tanah.

Sebanyak enam tenaga pengajar lainnya dilaporkan terluka parah dalam insiden pembakaran gedung pendidikan tersebut.

Propaganda dan Manipulasi Informasi

Pada April 2025, kelompok Elkius membantai 11 pendulang emas di sekitar Kali Silet, perbatasan Yahukimo dan Asmat.

Elkius secara sepihak mengeklaim bahwa para korban merupakan anggota TNI guna menghindari tuduhan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM).

Kapuspen TNI Brigjen Kristomei Sianturi kala itu membantah keras klaim sepihak tersebut dan menyebutnya sebagai sebuah narasi bohong.

"Propaganda atau istilahnya tipu muslihat itu sudah acapkali sering disampaikan oleh KKB, termasuk klaim terhadap pendulang emas," ujar Kristomei.

Baca juga: Jenazah Pilot Korban Penembakan OPM di Bandara Koroway Batu Diberangkatkan ke Jakarta

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved