Rabu, 22 April 2026

KKB di Yahukimo

Satgas ODC Ungkap Identitas 3 Aktor Penting di Balik Rangkaian Teror Yahukimo: Ada Nama Meno Kogoya

Penegakan hukum pun menjadi prioritas utama untuk memutus rantai kekerasan yang telah berlangsung sejak tahun 2023.

Tayang:
Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Lidya Salmah
zoom-inlihat foto Satgas ODC Ungkap Identitas 3 Aktor Penting di Balik Rangkaian Teror Yahukimo: Ada Nama Meno Kogoya
TribunPapuaTengah.com/Istimewa
SATGAS DAMAI CARTENZ- Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo. Foto Istimewa 

Ringkasan Berita:
  • Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 berhasil mengungkap identitas pelaku rangkaian kekerasan bersenjata di Kabupaten Yahukimo periode 2023-2026. 
  • Nama Meno Kogoya dipastikan terlibat dalam penembakan pesawat Hercules hingga pembunuhan pendulang emas. 
  • Polisi juga mendalami peran aktor kriminal politik yang menyebarkan narasi kekerasan melalui media sosial guna memulihkan stabilitas keamanan di Papua.

 

Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, YAHUKIMO - Penyelidikan intensif terhadap serangkaian aksi kekerasan bersenjata di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, mulai membuahkan hasil signifikan pada awal Maret 2026.

Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 berhasil memetakan keterlibatan sejumlah anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) dalam berbagai kasus pembunuhan dan penembakan yang meresahkan warga. 

Fokus penyidikan kini mengarah pada pengungkapan peran spesifik para pelaku dalam aksi teror yang menargetkan warga sipil, aparat, hingga transportasi udara.

Penegakan hukum pun menjadi prioritas utama untuk memutus rantai kekerasan yang telah berlangsung sejak tahun 2023.

Kasatgas Humas ODC 2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengumumkan satu identitas baru yang terkonfirmasi terlibat dalam berbagai aksi pidana fatal. 

Baca juga: Kuasai Markas KKB Aibon Kogoya di Papua Tengah, Aparat Sita 561Amunisi dan Sejumlah Barang Bukti

Pelaku bernama Meno Kogoya teridentifikasi kuat sebagai aktor di balik pembunuhan dua pendulang emas pada September 2025.

Jejak kriminal Meno juga mencakup penembakan kendaraan taktis Hilux Armor serta mobil sipil di penghujung tahun lalu.

Puncak aksinya terdeteksi pada 14 Januari 2026 saat menembak pesawat Hercules di Bandara Nop Goliat Dekai.

"Jadi dia (Meno Kogoya) terlibat dalam pembunuhan dua pendulang emas, penembakan mobil Hilux, hingga penembakan pesawat Hercules," ujar Yusuf dalam keterangan kepada media, Senin (2/3/2026).

Selain Meno Kogoya, polisi juga mendalami rekam jejak kriminal pelaku lain bernama Kotor Payage alias Kotoran Giban yang kini ditangani Polda Papua.

Kotor diduga terlibat dalam rangkaian serangan bersenjata terhadap personel TNI Serka Segar Mulyana pada Juni 2025.

Baca juga: Eskalasi Teror OPM Meluas: Polisi Siaga Satu dan Perketat Patroli di Nabire, Ibu Kota Papua Tengah

Ia juga teridentifikasi ikut serta dalam aksi penembakan truk boks di Kilometer 7 Logpon pada akhir Januari 2026.

Pelaku lainnya, Homi Heluka, tercatat memiliki daftar panjang keterlibatan mulai dari pembakaran mobil polisi di Jalan Statistik hingga pembunuhan di Kali Silet.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved