Idul Adha di Papua
Surplus Daya 138 MW, PLNJamin Pasokan Listrik Idul Adha 2026 di Tanah Papua Aman Terkendali
Keandalan sistem kelistrikan ini didukung oleh cadangan daya yang melimpah serta kesiapan ratusan infrastruktur pendukung di lapangan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/20-Mei-2026-Pers-PPL.jpg)
Ringkasan Berita:
- PLN Papua menyiagakan 1.038 personel dan infrastruktur cadangan sejak 13 Mei 2026 demi kelancaran Iduladha 1447 H.
- Pengamanan ketat difokuskan pada 236 lokasi ibadah.
- Saat ini, sistem kelistrikan Papua sangat aman dengan surplus daya mencapai 138 MW (31 persen), menjamin kenyamanan warga tanpa khawatir gangguan.
- Pelanggan juga dapat melapor via aplikasi PLN Mobile jika terjadi kendala teknis.
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, JAYAPURA – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, memastikan pasokan listrik di seluruh Tanah Papua berada dalam kondisi prima untuk mengawal kelancaran ibadah Idul Adha 1447 Hijriah 2026.
Keandalan sistem kelistrikan ini didukung oleh cadangan daya yang melimpah serta kesiapan ratusan infrastruktur pendukung di lapangan.
General Manager PT PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Roberth Rumsaur, menjelaskan masa siaga kelistrikan di Tanah Papua telah dimulai lebih awal sejak 13 Mei 2026.
Jadwal ini mendahului masa siaga nasional yang baru akan ditetapkan pada 26 hingga 28 Mei 2026.
Baca juga: Tingkatkan Kesiapsiagaan, Basarnas Timika Latihan SAR Satuan di Air
PLN juga telah melakukan inspeksi penyulang, pemeliharaan gardu, pemangkasan pohon mendekati jaringan, hingga pengecekan ketersediaan bahan bakar pembangkit.
"Beberapa upaya dilakukan agar seluruh masyarakat yang merayakan momen Hari Raya Idul Adha dapat melaksanakan dengan khidmat tanpa adanya gangguan kelistrikan yang berarti,"ungkap Roberth dalam keterangannya di Jayapura, Papua, Rabu (20/5/2026).
Roberth menyebut sebanyak 1.038 personel terdiri dari 334 pegawai dan 668 tenaga alih daya hingga 36 personel Tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) disiagakan.
"Ini (siaga) sebagai salah satu cara untuk mengamankan dan mengantisipasi adanya gangguan kelistrikan dengan menerapkan sistem piket bagi petugas operasional selama 24 jam," bebernya.
Baca juga: Siap Kembalikan Posisi Kasta, Persipani Paniai Bidik Tiket Promosi di Putaran Nasional Liga 4
PLN juga menetapkan 236 lokasi prioritas pengamanan yang mencakup masjid, lapangan, alun-alun, dan gedung serbaguna tempat pelaksanaan salat Id.
Lanjut Roberth, guna mengantisipasi kendala teknis, petugas di lapangan dibekali peralatan suplai cadangan berupa 34 unit gardu bergerak (UGB), 16 unit uninterruptible power supply (UPS), dan 74 unit genset mobile.
"PLN berkomitmen agar seluruh masyarakat dapat menikmati listrik yang andal selama perayaan Iduladha 1447 H. Harapannya, masyarakat dapat beribadah dengan nyaman dan menikmati momen kebersamaan bersama keluarga dan kerabat," jelas Roberth.
Baca juga: Lewat Penegakan Perda Humanis, Satpol PP-BPPRD Deiyai Bersinergi Dongkrak PAD
Selanjutnya jika terjadi gangguan yang tidak dapat dihindari, pelanggan dapat langsung melakukan pengaduan melalui aplikasi PLN Mobile yang saat ini lebih mudah dan cepat untuk dilakukan.
"PLN saat ini telah bertransformasi ke era digital sehingga pekerjaan dapat dimonitor secara real time," kata Roberth.
Masyarakat diimbau menjaga keamanan instalasi listrik secara mandiri, khususnya di area terbuka tempat penyembelihan hewan kurban.
| Momen Idul Adha 1446 H, Pangdam XVII/Cenderawasih: Teladani Iman dan Iklas Bertugas |
|
|---|
| Bupati Mimika Kunjungi Masjid Miftahul Huda, Apresiasi Cara LDII Sembelih Hewan Kurban |
|
|---|
| Kasih Menembus Batas: Bekies Sony Kogoya Sumbangkan Hewan Kurban ke Masjid Al-Amin Nabire |
|
|---|
| Mimika Berlimpah Hewan Kurban Tahun Ini, PHBI: Idul Adha Jadi Momentum Pererat Toleransi Antarumat! |
|
|---|
| Hadiri Sholat Idul Adha, Bupati Rettob Ajak Seluruh Umat di Mimika Jaga Gotong Royong dan Toleransi |
|
|---|