Info Papua Tengah
Melukis Masa Depan Papua Tengah, Nawipa-Geley Hadirkan Pendidikan Gratis dan SSH
“Jujur, kadang kami guru agak terlambat, tapi anak-anak sudah datang duluan saking semangatnya.
Penulis: Melkianus Dogopia | Editor: Marselinus Labu Lela
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/TALK-SHOW-NABIRE.jpg)
Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Melky Dogopia
TRIBUNPAUATENGAH.COM, NABIRE- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah melalui Biro Umum menggelar Talkshow dalam rangka Satu Tahun Kepemimpinan Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur (Wagub) Deinas Geley.
Talkshow berlangsung di Ballroom Kantor Gubernur Provinsi Papua Tengah, Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Morgo, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire pada, Jumat (20/2/2026) pagi pukul 09.00 WIT.
Baca juga: Empat Tim Amankan Slot Liga 4 PSSI Papua Tengah, Batas Pendaftaran Mepet
Forum dikemas dalam bentuk talkshow strategis ini menjadi panggung evaluasi dan membedah kinerja Pemprov Papua Tengah, serta sebagai komitmen krusial arah pembangunan daerah selama massa kepemimpinan Nawipa-Geley sejak dilantik pada 20 Februari 2025 hingga saat ini 20 Februari 2026.
Acara tersebut dipandu jurnalis senior sekaligus Mantan Wartawan Harian Tempo juga mantan Pemimpin Redaksi Metro TV, Andy Froles Noya.
Andy F. Noya saat talkshow membagi topik dalam beberap bagian, seperti pendidikan dan kesehatan, ekonomoi, bisnis dan investasi serta pembangunan infrastruktur daeah.
Tidak hanya itu, saat talkshow bernuansa dialog interaktif tersebut, keasyikan membahas topik-topik tersebut itu pun hingga menyasar kepada penyediaan lapagan pekerjaan melalui program pusat atau pun keputusan gubernur.
Meki Nawipa menegaskan bahwa kunci pembangunan bangsa hanya bisa dicapai melalui sekolah.
Ia memberikan bukti nyata dengan menggratiskan biaya pendidikan di tingkat SMP, SMA, dan SMK bagi seluruh warga di Papua Tengah tanpa memandang unsur suku, ras, agama,, dan antar golongan.
Baca juga: Tahun Ini Pemprov Papua Tengah Hadirkan Akademi Komunitas di Nabire
“Dan ini mungkin satu-satunya yang ada di Indonesia. pendidikan gratis, kesehatan gratis, bagi semua. Baik itu orang Papua maupun non-Papua di Provinsi ini,” tegas Meki.
Sebagai solusi atas kendala keamanan dan akses di wilayah konflik, pemerintah membangun boarding school di Ibu Kota Provinsi Papua Tengah, Nabire dengan mengangkat sebuah filosofi.
“Sekolah unggulan bagi tidak diunggulkan. Anak-anak dianggap tertinggal dibina secara ketat mulai dini hari pukul 04.00 WIT untuk membangun karakter, disiplin, dan harapan baru.
Baca juga: Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa Perintahkan Tim Harmonisasi Konflik Kapiraya Datangi Lokasi
Wagub Deinas Geley, memberikan penekanan mendalam mengenai esensi dari pembangunan SDM ini.
Menurutnya, pendidikan adalah “sesuatu” yang memberikan daya tarik bagi suatu daerah untuk maju.
“Jadi, ibaratnya itu bahwa dimana pendidikan belum ada disana belum ada daya pikat. Tapi kalau di tengah masyarakat pendidikan itu ada, di situ muncul daya pikat luar biasa,” ujar Deinas.
Wagub juga memuji komitmen Gubernur Meki Nawipa konsisten antara ucapan dan tindakan.
Baca juga: Satu Tahun Duet Nawipai-Gelay: Meletakkan Fondasi Pendidikan dan Kesehatan Gratis di Papua Tengah
TribunPapuaTengah.com
Provinsi Papua Tengah
Meki Nawipa
Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa
Nurhaidah Meki Nawipa
Wagub Papua Tengah Deinas Geley
Deinas Geley
| Sinergi Hukum, Pemprov dan KPU Papua Tengah Resmi Jalin Kerja Sama Dengan Kejati |
|
|---|
| Diklatda dan Forbisda di Nabire, HIPMI Targetkan Cetak 500 Pengusaha Asli Papua |
|
|---|
| Korem 173/PVB Temukan Senjata Api di Markas WNA China di Kawasan Wadio Nabire |
|
|---|
| Konflik Dogiyai Papua Tengah, 4 Polisi Diberhentikan Tidak Dengan Hormat |
|
|---|
| Polda Papua Tengah Tangkap Pemuda Bernama Oktovianus Douw, Keluarga Menunggu Alasannya |
|
|---|