Info Papua Tengah
Atasi Kemiskinan-Mutu SDM, Papua Tengah Sinkronkan Target Nasional Lewat Rakortekrenbang 2026
Pemprov Papua Tengah saat ini sedang memfokuskan perhatian pada empat isu penting yang menjadi tantangan besar di wilayah tersebut.
Penulis: Calvin Eluis Erari | Editor: Lidya Salmah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/15-April-2026-Huralss.jpg)
Ringkasan Berita:
- Pemprov Papua Tengah menggelar Rakortekrenbang 2026 di Nabire untuk menyelaraskan kebijakan daerah dengan target nasional.
- Asisten III Setda Papua Tengah, Victor Fun, menekankan pentingnya sinergi untuk mengatasi masalah kemiskinan, kualitas SDM, serta keterbatasan infrastruktur.
- Forum ini bertujuan menghasilkan program kerja berbasis data yang berdampak nyata bagi kesejahteraan rakyat.
Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Calvin Louis Erari
TRIBUNPAPUATENGAH.COM, NABIRE - Pemerintah Provinsi Papua Tengah merancang fondasi pembangunan tahun 2026.
Rancangan tersebut melalui Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan (Rakortekrenbang) sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah di Aula Guest House Nabire, Papua Tengah, Rabu (15/4/2026).
Baca juga: Rektor UMI Ingatkan Konsekuensi Pidana Bagi Pelaku Fitnah Digital dan Manipulasi Narasi Jusuf Kalla
Forum strategis ini mempertemukan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kepala Bappeda se-Papua Tengah guna menyelaraskan target pembangunan nasional.
Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Papua Tengah, Victor Fun, menegaskan bahwa sinkronisasi antara pusat dan daerah merupakan langkah mutlak untuk memastikan arah kebijakan yang terintegrasi.
“Rakortekrenbang adalah forum strategis untuk memastikan dokumen RKPD dan Renja perangkat daerah berkontribusi langsung terhadap pencapaian target pembangunan nasional,” ujar Victor.
Baca juga: 7 Dapur MBG di Nabire Tutup, Legislator Gerindra Soroti Hal Ini
Victor menyebut pertemuan ini juga bertujuan menyepakati indikator makro pembangunan dan merumuskan skema prioritas pembiayaan sebagai acuan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027.
Masih dikatakan Victor, Pemprov Papua Tengah saat ini sedang memfokuskan perhatian pada empat isu penting yang menjadi tantangan besar di wilayah tersebut.
Isu utama tersebut mencakup tingginya angka kemiskinan, rendahnya kualitas sumber daya manusia (SDM), keterbatasan infrastruktur, dan perlunya kemandirian ekonomi daerah.
Baca juga: Musrenbang RKPD Kabupaten Puncak 2027, Bupati Elvis Tabuni Tekankan Prioritas Program Berdampak Luas
Victor pun meminta seluruh jajaran untuk menggunakan data yang akurat dalam setiap perencanaan program agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Inovasi daerah dan sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam mempercepat pembangunan yang dapat dirasakan langsung oleh rakyat Papua Tengah.
“Kita harus fokus pada kebutuhan riil di lapangan agar percepatan pembangunan bisa dirasakan langsung oleh rakyat," tandas Victor. (*)
| Gubernur Nawipa Bakal Sapu Bersih Tambang Ilegal di Papua Tengah, Petrus Suripatty: Kami Dukung! |
|
|---|
| Gubernur Nawipa: Saya Akan Bersihkan Tambang Ilegal di Papua Tengah, Mafia Siap Angkat Kaki! |
|
|---|
| Berantas Stunting, Pemprov Papua Tengah Bakal Luncurkan Program Jamsos Ibu dan Anak |
|
|---|
| Menuju SDM Unggul, Papua Tengah Perkuat Strategi Kesehatan Reproduksi Berbasis Kearifan Lokal |
|
|---|
| Fokus Dana Otsus, Hari Kedua Musrenbang Papua Tengah Tajamkan Strategi 2027 |
|
|---|