Jumat, 8 Mei 2026

Info Jayawijaya

Petugas Dishub Bongkar Modus Mafia BBM di Jayawijaya

Temuan ini mengungkap sisi gelap antrean panjang di SPBU yang selama ini mencekik kebutuhan warga lokal di jantung Pegunungan Papua.

Tayang:
Editor: Lidya Salmah
zoom-inlihat foto Petugas Dishub Bongkar Modus Mafia BBM di Jayawijaya
TribunPapuaTengah.com/Istimewa
MAFIA BBM - Modus modifikasi tangki kembali terungkap di Kabupaten Jayawijaya yang dilakukan pengendara untuk kembali di Jual di Wamena, Rabu, (6/5/2026).Foto Istimewa 

Ringkasan Berita:
  • Dishub  Kabupaten Jayawijaya membongkar modus penimbunan BBM menggunakan mobil bertangki modifikasi 50 liter di bawah kursi. 
  • Dalam dua hari, tiga kendaraan diamankan di Wamena.
  • Meski pengisian dibatasi 20 liter, praktik ilegal tetap marak, sehingga pengawasan lintas instansi kini diperketat demi efek jera.

 

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM.WAMENA - Praktik curang penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) melalui modifikasi tangki kendaraan kembali mengguncang rasa keadilan masyarakat di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.

Kecurangan itu terungkap usai petugas Dishub Kabupaten  Jayawijaya membongkar siasat licin oknum warga yang menyembunyikan tangki tambahan berkapasitas 50 liter tepat di bawah kursi mobil.

Temuan ini mengungkap sisi gelap antrean panjang di SPBU yang selama ini mencekik kebutuhan warga lokal di jantung Pegunungan Papua.

Modus operandi yang ditemukan petugas tergolong cukup rapi dengan penggunaan instalasi selang ganda.

Baca juga: Sekjen AJI Soroti Intimidasi Jurnalis Papua: Kebebasan Pers Terancam, Butuh Sinergi Kuat Gakkum

Sistem ini menghubungkan tangki standar pabrikan dengan tangki rakitan tersembunyi untuk menyedot BBM dalam jumlah besar sekali pengisian.

Kasie Lalu Lintas Dishub Kabupaten  Jayawijaya, Kristian Wompere, mengungkapkan bahwa temuan ini merupakan rentetan dari pengawasan intensif selama dua hari terakhir.

"Sehari sebelumnya kami telah mengamankan dua unit mobil dengan spesifikasi serupa, dan hari ini satu unit kembali terjaring," kata Kristian di Wamena, Rabu (6/5/2026).

Berdasarkan pengakuan pengemudi yang tertangkap tangan, mereka hanyalah pion yang diminta mengantre oleh pemilik kendaraan yang diduga memiliki pengaruh tertentu.

Baca juga: AJI Latih Jurnalis Papua Perkuat Keamanan Digital dan Pemanfaatan AI

Kristian menegaskan bahwa tindakan egois tersebut secara langsung merampas hak masyarakat luas untuk mendapatkan energi secara merata.

Upaya sterilisasi pendistribusian BBM di tingkat Agen Premium Minyak dan Solar (APMS) kini menjadi prioritas utama.

Kasubag Angkutan Umum dan Terminal Dishub Kabupaten Jayawijaya, Salmon Kosay, menyatakan pengawasan lapangan tidak akan memberi ruang bagi para penimbun.

"Petugas kami di lapangan kini dibekali instruksi untuk menyita kendaraan yang terbukti melanggar spesifikasi teknis demi kepentingan penimbunan," beber Salmon.

Langkah hukum juga kini mulai diambil guna memberikan tekanan kepada para pelaku tindak pidana ekonomi tersebut.

Baca juga: Gubernur Nawipa Bakal Sapu Bersih Tambang Ilegal di Papua Tengah, Petrus Suripatty: Kami Dukung! 

Bukti fisik kendaraan beserta tangki modifikasinya telah diserahkan kepada Satreskrim Polres Jayawijaya. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved