Jumat, 10 April 2026

Ramadhan 2025 di Papua Tengah

Merawat Kemabruran Puasa: Hidup Ini Adalah Seni

Pernyataan-pernyataan ini mengisyaratkan kepada kita bahwa hidup ini memang perlu dimanaj dan perlu disiasati.

Tayang:
Editor: Lidya Salmah
zoom-inlihat foto Merawat Kemabruran Puasa: Hidup Ini Adalah Seni
Istimewa
HIKMAH RAMADHAN-Menteri Agama Prof Dr KH Nasaruddin Umar, MA. Foto: Istimewa 

Oleh Menteri Agama Prof Dr KH Nasaruddin Umar, MA

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, JAYAPURA- Akhirnya kita bisa menyadari bahwa memang hidup ini adalah seni.

Ada tantangan, perjuangan, dan problem tetapi ada keindahan, kenikmatan, dan kebahagiaan.

Yang pasti hidup ini harus dijalani. Hidup ini juga harus disiasati. Hidup ini juga adalah pelajaran.

Bahkan pepatah mengatakan ‘Pengalaman adalah guru paling baik’.

Kenapa harus menderita kalau bisa bahagia?

Kenapa harus dipesulit jika bisa dipermudah?

Kenapa harus  rumit jika bisa simpel?

Pernyataan-pernyataan ini mengisyaratkan kepada kita bahwa hidup ini memang perlu dimanaj dan perlu disiasati.

Baca juga: Merawat Kemabruran Puasa: Mengontrol Tabungan Sosial 

Jawabannya sesungguhnya sudah terasa di dalam bulan suci Ramadhan, yang energi spiritualnya amat kuat.

Ada sejumlah kiat yang ditawarkan oleh para arifin di dalam menjalani kehidupan ini.

Di antaranya ialah memiliki barang-barang yang benar-benar kita butuhkan dan sebaiknya kita sisihkan daftar barang yang kita inginkan.

Dalam kenyataan hidup ini sesungguhnya kebutuhan kita sedikit, yang banyak adalah keinginan.

Kita harus membedakan secara tegas antara kebutuhan dan keinginan.

Kebutuhan adalah benar-benar mendesak dan sangat diperlukan, sedangkan keinginan lebih merupakan harapan-harapan ideal yang belum terpilah mana kebutuhan primer dan mana kebutuhan sekunder.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved