Info BBM
FAKTA MENARIK: Harga Pertamax Turun, SPBU Hawai Sentani Tetap Lengang
Penyesuaian harga ini dilakukan serentak di seluruh Indonesia sebagai implementasi Keputusan Menteri ESDM No.245.K/MG.01/MEM.M/2022.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/5-April-2025-Pertmaaaa.jpg)
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, SENTANI - PT Pertamina (Persero) telah menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax Series dan Dex Series sejak Sabtu (29/3/2025).
Penyesuaian harga ini dilakukan serentak di seluruh Indonesia sebagai implementasi Keputusan Menteri ESDM No.245.K/MG.01/MEM.M/2022.
Penanggung Jawab SPBU Hawai Sentani, Ricardo, membenarkan adanya penurunan harga tersebut.
"Penyesuaian harga Pertamax sudah kami lakukan sejak 29 Maret pukul 12.00 WIT, sesuai dengan informasi yang kami terima," ujarnya saat ditemui di Sentani, Jumat (4/4/2025).
Ricardo menjelaskan bahwa setiap perubahan harga BBM, pihaknya selalu memperbarui informasi di struk transaksi, papan harga (totem), dan dispenser SPBU.
Baca juga: DPR Papua Tengah Dukung Penuh Kebijakan Afirmatif Gubernur Nawipa Soal Pegawai Kontrak 90 Persen OAP
Adapun perubahan harga BBM di SPBU Hawai Sentani adalah sebagai berikut:
Pertamax: Turun dari Rp 13.200 menjadi Rp 12.800 per liter.
Dexlite: Turun dari Rp 14.650 menjadi Rp 16.900 per liter.
"Seluruh SPBU, termasuk di Kota Jayapura, wajib mengikuti perubahan harga ini," tegas Ricardo.
Lebih lanjut, Ricardo mengungkapkan bahwa penurunan harga Dexlite berdampak positif pada peningkatan penjualannya.
Namun, hal berbeda terjadi pada Pertamax.
"Penjualan Dexlite meningkat setelah penurunan harga, tetapi untuk Pertamax masih biasa saja. Tidak ada antrian signifikan," katanya.
Baca juga: Konflik Pilkada Puncak Jaya Memanas, Puluhan Warga Luka-Luka, OPM Diduga Terlibat
Sementara itu, harga BBM bersubsidi jenis Pertalite (RON 90) dan Solar tidak mengalami perubahan.
Harga Pertalite tetap Rp 10.000 per liter, dan Biosolar Rp 6.800 per liter.
"Untuk pengisian Solar di SPBU Hawai berjalan lancar dan tidak ada perubahan harga," pungkas Ricardo. (*)