Selasa, 21 April 2026

Program MBG di Papua Tengah

Pemkab Akui Penerapan Program MBG di Nabire Masih Tahap Koordinasi

Wakil Bupati Nabire, Burhanuddin Pawennari, menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nabire masih dalam tahap penyusunan program MBG.

Tayang:
Penulis: Calvin Eluis Erari | Editor: Lidya Salmah
zoom-inlihat foto Pemkab Akui Penerapan Program MBG di Nabire Masih Tahap Koordinasi
Tribun-PapuaTengah.com/Calvin Louis Erari
MBG DI PAPUA TENGAH-Saat didampingi seluruh Forkopimda Pemkab Nabire, Wakil Bupati Kabupaten Nabire, Burhanuddin Pawennari mengatakan, soal MBG masih digodok, namun pada prinsipnya Pemkab Nabire akan berkoordinasi dengan Pemprov Papua Tengah, Jumat, (2/5/2025). Foto: Tribun-PapuaTengah.com/Calvin Louis Erari 

Laporan Wartawan Tribun-PapuaTengah.com, Calvin Louis Erari

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, NABIRE- Penerapan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, hingga kini masih belum jelas kepastiannya.

Belum ada tanda-tanda konkret kapan program tersebut akan mulai diimplementasikan di ibu kota Papua Tengah ini.

Baca juga: Semarak Hardiknas di Kabupaten Nabire: Siswa dan Forkopimda Bersatu dalam Balutan Busana Daerah

Wakil Bupati Nabire, Burhanuddin Pawennari, menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nabire masih dalam tahap penyusunan program MBG.

"Kami akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah," ujar Burhanuddin kepada Tribun-PapuaTengah.com, Jumat (2/5/2025).

Lebih lanjut, Burhanuddin menegaskan komitmen Pemkab Nabire untuk berupaya maksimal menyukseskan program MBG.

"Kami juga akan menerapkan berbagai strategi yang baik agar MBG dapat berjalan lancar, terutama agar dapat diterima dengan baik oleh para orang tua murid," katanya.

Baca juga: 2 MEI: Mengenang Ki Hadjar Dewantara dan Semangat Pendidikan Nasional di Indonesia

Sebelumnya, Pemprov Papua Tengah juga mengakui belum adanya kejelasan terkait penerapan MBG di wilayahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah, Rita Dessy Fauziah Ananda, menjelaskan bahwa program MBG beririsan dengan program pendidikan gratis yang merupakan aspirasi masyarakat Papua Tengah.

"MBG memang program nasional, dan Pemprov Papua Tengah selalu mendukung program pemerintah pusat. Namun, di sisi lain, masyarakat juga menginginkan pendidikan gratis. Untuk itu, mari kita doakan agar program pendidikan gratis dapat berjalan seiring dengan MBG," ungkap Rita.

Baca juga: Show Of Force di Laut Mimika, Puluhan Prajurit Lanal Timika Bermanuver Taktis dan Patroli Gabungan

Saat ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah masih mencari formula terbaik untuk implementasi MBG di Papua Tengah.

"Ini sedang kita godok,"sebutnya.

Rita menambahkan bahwa dalam proses penyusunan formula tersebut, pihaknya melibatkan tim dan tenaga ahli.

"Tujuannya agar nanti pelaksanaannya dapat mengakomodasi aspirasi masyarakat terkait pendidikan gratis sekaligus menjalankan program MBG," jelasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved