Selasa, 19 Mei 2026

Info Mimika

Lewat Diksar, Satpol PP Mimika Gembleng 50 Personel Tingkatkan Kemampuan Pengendalian Massa

Kegiatan ini bertujuan untuk membekali personel dengan keterampilan teknis lanjutan, terutama dalam pengendalian massa.

Tayang:
Penulis: Feronike Rumere | Editor: Lidya Salmah
zoom-inlihat foto Lewat Diksar, Satpol PP Mimika Gembleng 50 Personel Tingkatkan Kemampuan Pengendalian Massa
Tribun-PapuaTengah.com/Feronike Rumere
PELATIHAN-Sebanyak 50 Personal Satuan Polisi Pamong Praja ikuti kegiatan Pendidikan dasar (Diksar) peningkatan kapasitas sumber daya. Pada Senin, (5/5/2025) Foto: Tribun-PapuaTengah.com/Feronike Rumere 

Laporan Wartawan Tribun-PapuaTengah.com, Feronike Rumere 

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM,MIMIKA- Sebanyak 50 personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Mimika mengikuti Pendidikan Dasar (Diksar) peningkatan kapasitas sumber daya aparatur.

Kegiatan ini bertujuan untuk membekali personel dengan keterampilan teknis lanjutan, terutama dalam pengendalian massa.

Baca juga: Cari Bibit Unggul Sains Mimika, SATP Gelar Lomba-Pameran Pendidikan untuk Siswa SD-SMP

Kepala Dinas Satpol PP Mimika, Ronny Marjen, menjelaskan bahwa Diksar selama 23 hari ini akan memfokuskan pada pembentukan peleton Pengendali Massa (Dalmas) yang handal.

"Kegiatan ini bukan hanya satu atau dua hari, tetapi berlangsung cukup panjang. Nantinya, kami akan menyeleksi personel terbaik untuk pengamanan VVIP, termasuk kemampuan memetakan potensi kerusuhan, jalur evakuasi, posisi pimpinan VVIP, serta strategi pengamanan jika terjadi situasi genting," ungkapnya  usai apel di Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin (5/5/2025),

Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa pelatihan ini menekankan pada teknik-teknik pengendalian massa dalam berbagai situasi.

"Dalam kegiatan ini, kita fokuskan pada pembinaan atau pembentukan peleton Dalmas dalam melaksanakan tugas-tugasnya," tuturnya.

Baca juga: Waspada Cuaca Ekstrem! Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah di Papua Selatan

Ronny Marjen juga mengingatkan tugas pokok Satpol PP yang meliputi penegakan Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Kepala Daerah (Perkada), penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat, serta perlindungan masyarakat.

"Setelah mengikuti Diksar ini, yang merupakan kompetensi teknis, personel akan memiliki kemampuan lanjutan. Sebelumnya, beberapa personel juga telah mengikuti diklat intelijen dan ada yang tergabung dalam kelompok Dalmas," jelasnya.

Ia menambahkan bahwa peleton Dalmas yang dilatih saat ini akan mendapatkan pengenalan dasar yang lebih mendalam dan teknis lanjutan mengenai pengendalian massa, termasuk antisipasi potensi demo dengan kerusuhan.

Baca juga: Dituduh OPM, Ketua Lemasko Laporkan Balik ke Polisi: Konflik Internal Lembaga Adat Mencuat

Instruktur dalam kegiatan ini berasal dari Kepolisian dan internal Satpol PP, termasuk dirinya sendiri.

"Kompetensi teknis lanjutan ini sangat penting bagi personel Satpol PP yang merupakan jabatan fungsional. Mereka harus memiliki spesifikasi teknis fungsional, baik pemula maupun terampil.,"terangnya.

"Akreditasi poin yang dibutuhkan untuk kenaikan pangkat salah satunya dibuktikan dengan spesifikasi kebidangan, seperti pengendali massa atau Dalmas. Dengan sertifikasi ini, mereka memiliki dasar pengetahuan yang jelas sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP)," imbuh Ronny Marjen.

Baca juga: Sinergi Polri-TNI Kawal Tradisi Bakar Batu di Tembagapura yang Hasilkan Donasi Fantastis

Ia mencontohkan, pelatihan ini juga akan membekali personel dengan kemampuan mengidentifikasi dan mengatasi provokator sejak dini.

"Ini adalah hal-hal teknis mendasar yang harus terstruktur dan terlatih. Tidak bisa personel hanya berdiri tanpa pemahaman yang jelas," pungkasnya. (*)
 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved