Sejarah Hari Lahir Pancasila
Mengukir Pilar Bangsa: Berikut Sejarah Hari Lahirnya Pancasila
Pancasila, lebih dari sekadar lima sila, Pancasila adalah jiwa, jati diri, dan panduan arah bagi bangsa Indonesia dalam mengarungi dinamika zaman.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/1-Juni-2025-Sejarah-hari-lahir.jpg)
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, TIMIKA- Setiap tanggal 1 Juni, seluruh rakyat Indonesia memperingati Hari Lahirnya Pancasila.
Momentum ini bukan sekadar libur nasional, melainkan pengingat akan sebuah proses pemikiran mendalam yang melahirkan dasar negara kita,
Pancasila, lebih dari sekadar lima sila, Pancasila adalah jiwa, jati diri, dan panduan arah bagi bangsa Indonesia dalam mengarungi dinamika zaman.
Baca juga: Apa Kabar Penyelesaian Kasus Penembakan Tobias Silak? Dewan Gereja Papua Buka Suara
Namun, tahukah kita bagaimana sebenarnya "hari lahir" ini ditetapkan dan apa saja peristiwa penting yang menyertainya?
Bibit Pemikiran untuk Indonesia Merdeka
Kisah Hari Lahirnya Pancasila tak bisa dilepaskan dari Sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) atau dalam bahasa Jepang,
Dokuritsu Junbi Cosakai, yang dibentuk pada 29 April 1945. BPUPKI memiliki tugas mulia untuk mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan bagi kemerdekaan Indonesia, termasuk merumuskan dasar negara.
Pada sidang pertama BPUPKI yang berlangsung dari 29 Mei hingga 1 Juni 1945, para tokoh bangsa bergotong royong menyampaikan gagasan-gagasan fundamental mengenai dasar negara Indonesia merdeka.
Baca juga: Bupati Jayawijaya Keluarkan Surat Imbauan Kamtibmas Pasca-Pembacokan Anggota Polisi
Debat dan diskusi berlangsung alot, mencerminkan keragaman pemikiran namun dengan satu tujuan: mewujudkan Indonesia yang berdaulat dan berlandaskan nilai-nilai luhur.
Pidato Soekarno dan Lima Mutiara
Di tengah kebuntuan dan beragamnya usulan, pada 1 Juni 1945, Ir Soekarno tampil ke mimbar dengan sebuah pidato yang menggugah.
Dalam pidatonya yang fenomenal tersebut, Soekarno mengemukakan lima prinsip dasar yang ia namakan Pancasila.
Ia bukan hanya menyajikan konsep, tetapi juga menjelaskan esensi dari setiap sila, menjadikannya satu kesatuan yang utuh. Kelima prinsip yang ia ajukan adalah:
Baca juga: 36 Tahun Mengabdi, Mursaling Kepala BNNK Mimika Naik Pangkat dari Kompol ke AKBP
Kebangsaan Indonesia (yang kemudian berkembang menjadi Persatuan Indonesia)
Internasionalisme atau Perikemanusiaan
TribunPapuaTengah.com
Hari Lahir Pancasila
Soekarno
Indonesia
UUD 1945
Pancasila
BPUPKI
Piagam Jakarta
Sejarah
artikel
| Laga Hidup dan Mati, BDC Ajak Suporter Bakar Semangat Skuad Mutiara Hitam Saat Jamu Persela Lamongan |
|
|---|
| Rayakan HUT ke-59, Bupati Mimika: Freeport Memiliki Peran Penting Mendukung Ekonomi Lokal |
|
|---|
| SK Pegawai Negeri Sipil K2 Provinsi Papua Tengah Akhirnya Diserahkan |
|
|---|
| Siswa SATP Timika Angkat Enam Provinsi di Papua Pada Ajang Kokurikuler Day 2026 |
|
|---|
| Menteri Koperasi RI Rencana Kunjungi Kabupaten Intan Jaya, Bupati Aner: Kami Siap |
|
|---|