Persipura Jayapura vs Persela Lamongan
Laga Hidup dan Mati, BDC Ajak Suporter Bakar Semangat Skuad Mutiara Hitam Saat Jamu Persela Lamongan
Persipura tidak memiliki banyak ruang untuk melakukan kesalahan, terlebih bermain di hadapan publik sendiri yang akan memadati stadion.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/11-April-2026-laga-hidup-mati.jpg)
Ringkasan Berita:
- Persipura Jayapura siap melakoni laga hidup mati melawan Persela Lamongan di Stadion Lukas Enembe, Sabtu (11/4/2026).
- Kemenangan menjadi harga mati bagi Mutiara Hitam demi menjaga asa promosi ke Liga 1. Black Danger Community (BDC) menyerukan suporter memadati stadion dan membeli tiket resmi sebagai dukungan nyata.
- Kehadiran "pemain ke-12" diharapkan menjadi energi tambahan bagi para pemain.
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, JAYAPURA - Persipura Jayapura siap menjalani laga hidup mati saat menjamu Persela Lamongan pada pekan ke-24 Championship Liga 2 musim 2025/2026, Sabtu (11/4/2026).
Pertandingan yang akan digelar di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Papua, tersebut dijadwalkan kick-off pukul 19.00 WIT dan diprediksi berlangsung sengit sejak menit awal.
Laga sepakbola ini menjadi momen berharga bagi Skuad Mutiara Hitam dalam menentukan nasib mereka di penghujung kompetisi.
Kemenangan menjadi harga mati jika Persipura ingin menjaga asa promosi ke Liga 1 musim depan.
Dengan posisi klasemen yang semakin ketat di papan atas, setiap poin menjadi sangat berharga.
Persipura tidak memiliki banyak ruang untuk melakukan kesalahan, terlebih bermain di hadapan publik sendiri yang akan memadati stadion.
Secara historis, Persipura dan Persela Lamongan telah beberapa kali bertemu di berbagai level kompetisi nasional.
Kedua tim dikenal memiliki karakter permainan yang kuat, sehingga pertemuan kali ini diyakini akan menghadirkan tensi tinggi.
Menjelang laga penting tersebut, barisan suporter Persipura yang tergabung dalam Black Danger Community (BDC) menyerukan dukungan penuh dari seluruh masyarakat Papua.
Ketua Harian BDC, Simon P Bame, menyampaikan bahwa kehadiran suporter di stadion bukan sekadar formalitas, melainkan bagian penting dalam perjuangan tim di lapangan.
“Pertandingan ini adalah laga penentuan. Ini putaran terakhir yang akan menentukan apakah Persipura bisa promosi ke Liga 1 atau tetap bertahan di Liga 2,” ujar Simon kepada Tribun-Papua.com, Sabtu pagi.
Simon mengklaim dukungan langsung dari tribun akan memberikan dorongan psikologis yang sangat besar bagi para pemain Persipura.
Menurutnya, atmosfer Stadion Lukas Enembe yang penuh dengan nyanyian dan semangat suporter akan menjadi energi tambahan yang tidak bisa digantikan.
“Kehadiran suporter dengan suara yang lantang, nyanyian, dan dukungan tanpa henti akan membuat pemain lebih percaya diri dan berani mengambil inisiatif di lapangan,” katanya.
TribunPapuaTengah.com
Black Danger Community (BDC)
Persipura Jayapura
Persipura Jayapura vs Persela Lamongan
Simon P Bame
sepakbola
Championship Liga 2 musim 2025/2026
Stadion Lukas Enembe
| Rayakan HUT ke-59, Bupati Mimika: Freeport Memiliki Peran Penting Mendukung Ekonomi Lokal |
|
|---|
| SK Pegawai Negeri Sipil K2 Provinsi Papua Tengah Akhirnya Diserahkan |
|
|---|
| Siswa SATP Timika Angkat Enam Provinsi di Papua Pada Ajang Kokurikuler Day 2026 |
|
|---|
| Menteri Koperasi RI Rencana Kunjungi Kabupaten Intan Jaya, Bupati Aner: Kami Siap |
|
|---|
| Bupati Intan Jaya Bentuk Tim Pengawasan Atasi Mafia Tiket yang Merugikan Warga |
|
|---|