Info Biak Numfor
Pemkab Biak Gandeng PT Dirgantara Indonesia: Terbang Perdana 17 Juli, Jadi Pusat MRO Papua!
Penerbangan perdana pesawat PT DI dari Jakarta menuju Biak direncanakan pada 17 Juli 2025, bertepatan dengan peringatan HUT Pemkab Biak Numfor.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/19-Juni-2025-Penrbangan-biakk.jpg)
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, BIAK NUMFOR- Pemerintah Kabupaten Biak Numfor bergerak cepat memperkuat konektivitas udara di wilayahnya dengan menggandeng PT Dirgantara Indonesia (PT DI).
Langkah strategis ini direkomendasikan langsung oleh Kementerian PPN/Bappenas untuk mempercepat transportasi udara di timur Indonesia.
"Kami mendapat respons luar biasa dari Bappenas atas kebutuhan konektivitas wilayah. Mereka kemudian merekomendasikan kami untuk menggandeng PT DI dalam rangka memberikan layanan penerbangan," ujar Wakil Bupati Biak Numfor, Jimmy CR Kapissa di Biak, Papua, Rabu (18/6/2025).
Baca juga: Skandal Dugaan Korupsi Rp702 Juta di DPMK Merauke Terkuak: Eks Kadis dan Bendahara Terancam Bui!
Kapissa menjelaskan, pihaknya telah berkoordinasi intens dengan berbagai kementerian dan lembaga, termasuk Kementerian Perhubungan, demi mewujudkan sistem transportasi udara yang menjangkau wilayah terpencil di Papua.
"Kami tidak hanya memikirkan konektivitas penumpang, tapi juga akses distribusi logistik dan barang," ungkapnya.
Penerbangan perdana pesawat PT DI dari Jakarta menuju Biak direncanakan pada 17 Juli 2025, bertepatan dengan peringatan HUT Pemkab Biak Numfor.
Baca juga: Kisah Pilu Mama Petronela Berjuang Jualan Pinang di Timika: Sepi Pembeli dan Tercekik Biaya Sewa
Adapun jenis pesawat yang akan digunakan adalah N219 buatan PT DI dengan kapasitas 20 penumpang.
Biak Dorong Jadi Pusat Perawatan Pesawat
Tak hanya koneksivitas transportasi udara, Pemkab Biak Numfor juga mendorong wilayahnya menjadi pusat layanan Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) bagi pesawat-pesawat yang beroperasi di Papua, mengingat infrastruktur yang tersedia dinilai sangat memadai.
"Biak memiliki posisi yang sangat strategis. Kami ingin menjadikannya simpul penerbangan perintis untuk kabupaten-kabupaten seperti Nabire, Serui, Waropen, dan sekitarnya, sekaligus menjadi pusat perawatan pesawat di Papua,"beber Kapissa.
Baca juga: TPNPB Ilaga Serbu Bandara Aminggaru Ilaga: Pesawat Jadi Target, Warga Puncak Diminta Waspada!
Diharapkan langkah ini akan berdampak langsung bagi masyarakat, membuka keterisolasian wilayah, dan memperkuat konektivitas udara antar kabupaten hingga ke luar Papua. (*)
TribunPapuaTengah.com
Pemkab Biak Numfor
Kabupaten Biak Numfor
Papua
Jimmy CR Kapissa
konektivitas udara
MRO
PT Dirgantara Indonesia
Kementerian PPN/Bappenas
transportasi udara
Indonesia
wilayah terpencil
N219
| Buka Hadi Open Papua, Mansnembra Apresiasi Partisipasi 250 Peserta dari Berbagai Daerah |
|
|---|
| Tingkatkan PAD, Pemkab Biak Numfor Gandeng Bank Papua Hadirkan Pasar Digital Darfuar |
|
|---|
| 2.990 Siswa SD di Biak Numfor Siap Ujian Sekolah 2026 |
|
|---|
| Bangun Swalayan UMKM, Ketua Sinode Dukung FGM GKI Biak |
|
|---|
| 14 Kepala Kampung di Distrik Biak Kota Resmi Mulai Masa Bakti Selama 8 Tahun |
|
|---|