Senin, 27 April 2026

YPMAK

Pemkab Mimika-YPMAK Perkuat STBM, Prioritaskan Pembangunan Jamban di Kampung

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Selasa-Rabu (24-25 Juni 2025), ini resmi ditutup di Aula Gedung Bappeda Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Tayang:
Penulis: Feronike Rumere | Editor: Lidya Salmah
zoom-inlihat foto Pemkab Mimika-YPMAK Perkuat STBM, Prioritaskan Pembangunan Jamban di Kampung
Tribun-PapuaTengah.com/Feronike Rumere
KOLABORASI PEMDA DAN YPMAK- Kerjasama Pemerintah Kabupaten Mimika dan YPMAK melalui Kampung sehat oleh Yayasan Rumsram. di Aula Bappeda Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Rabu (25/6/2025). Foto: Feronike Rumere/Tribun-PapuaTengah. Com 

Laporan Wartawan Tribun-PapuaTengah.com, Feronike Rumere 

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MIMIKA- Pemerintah Kabupaten Mimika bersama Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme Kamoro (YPMAK), selaku pengelola Dana Kemitraan PT Freeport Indonesia (PTFI) melalui Program Kampung Sehat Yayasan Rumsram, menggelar lokakarya untuk memaksimalkan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Selasa-Rabu (24-25 Juni 2025), ini resmi ditutup di Aula Gedung Bappeda Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Baca juga: Skuad Cartenz FC Melaju ke Final Badai Cartenz Cup V 2025, Yakin Jadi Juara!

Kepala Dinas Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Mimika, Yohana Paliling, menjelaskan bahwa hasil lokakarya yang melibatkan OPD terkait ini berhasil memetakan data detail setiap kampung, bahkan per kepala keluarga, yang belum memiliki fasilitas jamban.

"Setelah mendapatkan hasil dari teman-teman di sini, saya sudah melihat bahwa mereka sudah memetakan data terutama data per kampung bahkan per kepala untuk setiap kampung yang belum memiliki jamban," jelas Yohana.

Ia menambahkan, data terkait sumber air dari beberapa Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) sudah valid, namun ada juga yang belum, sehingga perlu koordinasi lebih lanjut dengan kepala distrik dan kepala kampung setempat.

Baca juga: Pemkab Mimika Sambut 24 Mahasiswa UGM: KKN di Atuka, Angkat Literasi dan Potensi Lokal 

Yohana melanjutkan, data yang terkumpul akan dipetakan dengan dinas terkait, seperti Dinas Kesehatan, serta Yayasan dan YPMAK.

Hal ini bertujuan untuk menentukan kampung prioritas pembangunan jamban pada tahun 2025, serta menunda pembangunan di kampung yang infrastrukturnya belum memenuhi syarat hingga tahun 2026.

"Kalau infrastrukturnya belum memenuhi syarat di 2025, maka kerja sama dengan OPD teknis yang berkepentingan di situ. Setelah itu baru kita lanjutkan dengan pembangunan jamban dan sumber air tadi," ujarnya.

Baca juga: Jadi Tukang Bakar Ikan di Warung Makan Mujair, Feri Dogopia: Jangan Gengsi Memilih Pekerjaan

Sementara itu, Manajer Program Yayasan Rumsram, Timothius Rumansara, menjelaskan dukungan yayasan bersama YPMAK terhadap program STBM.

"Yayasan Rumsram kerja sama YPMAK itu terkait STBM yang ada di kurang lebih 18 kampung, dan sudah berjalan di delapan kampung," terang Timothius.

Pihaknya memulai dengan advokasi kepada pemerintah dan dinas kesehatan terkait STBM. Mereka juga menyiapkan tenaga di lapangan dan melakukan sosialisasi di delapan kampung, yaitu Mioko, Aikawapuka, Amungun, Emkoalama, Kapiraya, Wumuka, Sumapro, dan Waktuku.

Baca juga: Jelang Partai Final Turnamen Badai Cartenz Cup V, Suporter Diminta Jaga Keamanan 

Di wilayah pesisir, lanjut Timotihius, ada enam kampung lain tempat yayasan melakukan sosialisasi, pelatihan, dan pemicuan, melibatkan relawan STBM tingkat kampung.

"Mereka ikut membantu merencanakan program-program tingkat kampung terkait STBM dan mendorong pemicuan di beberapa kampung. Beberapa kampung sudah 100 persen perilakunya buang air besar di dua kampung, Amungun dan Emkoalama," terangnya.

Baca juga: Alasan Anggota MRP Papua Tengah Palang Kantor Karena Program Masing-masing Pokja Tidak Berjalan

Timothius menambahkan, verifikasi di Kampung Mioko menunjukkan peningkatan perilaku buang air besar yang signifikan, dari 16 persen menjadi 91,5 persen.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved