Selasa, 21 April 2026

YPMAK

Siswa SATP Diajak Peduli Lingkungan Sejak Dini Melaluai Karya Nusantara

“Tim guru dari kelas 2 sampai kelas 6 rutin mengadakan pertemuan setiap minggu untuk menyusun konsep

Tayang: | Diperbarui:
zoom-inlihat foto Siswa SATP Diajak Peduli Lingkungan Sejak Dini Melaluai Karya Nusantara
TribunPapuaTengah.com/Feronike Rumere
SATP- Kokurikiler Day- Nampak Wali kelas 4B SATP Timika bersama para siswa menampilkan tanaman hias menggunakan pot berbahan barang bekas, di Hall 2, SATP Timika, Jalan Sopoyono SP 4, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Jumat (10/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • SATP Timika menggelar Kokurikuler Day 2026 bertajuk Karya Nusantara dengan menampilkan berbagai kreativitas siswa.
  • Kegiatan ini mengajarkan pemanfaatan barang bekas, menanamkan kepedulian lingkungan, serta mengintegrasikan pembelajaran dengan praktik nyata di sekolah.

Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Feronike Rumere

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MIMIKA– Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP) milik Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme Kamoro (YPMAK) selaku pengelola dana Kemitraan PT Freeport Indonesia (PTFI) menggelar kegiatan Kokurikuler Day 2026 bertajuk “Karya Nusantara” di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, selama dua hari, 9-10 April 2026.

Kegiatan ini menampilkan berbagai kreativitas siswa sebagai bagian dari upaya pemahaman pembelajaran melalui karya dan aktivitas nyata.

Baca juga: Dorong Penguatan Ekonomi dan Industri Kreatif, Mitra Kerja Apresiasi PTFI Saat HUT ke-59

Kepala Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP), Sonianto Kuddi menjelaskan bahwa, kegiatan kokurikuler di sekolahnya dirancang berdasarkan prinsip pembelajaran mendalam menekankan suasana belajar menyenangkan dan relevan dengan konteks peserta didik.

Ia menjelaskan, kegiatan ini menjadi pembeda dibanding tahun-tahun sebelumnya yang masih menggunakan pendekatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam Kurikulum Merdeka.

Beragam penampilan disuguhkan dalam kegiatan tersebut, mulai dari Dongeng Nusantara dan drama oleh siswa kelas 2, hingga program sekolah sehat dan bersih oleh siswa kelas 4 dengan menanam bunga dalam pot dari barang bekas.

Salah satu karya menarik perhatian adalah program penanaman tanaman hias menggunakan pot berbahan barang bekas oleh siswa kelas 4.

Wali Kelas 4B SATP, Lena menjelaskan bahwa, kegiatan kokurikuler tersebut mengajarkan siswa untuk memanfaatkan barang bekas dengan cara dipotong dan dilubangi untuk dijadikan pot tanaman.

“Mereka menanam sendiri, kemudian merawat di kelas. Setiap hari mereka menyiram tanaman tersebut,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman kepada siswa tentang teknik dasar menanam, memilih media tanam, serta merawat tanaman.

Baca juga: Gunakan Absen Digital, Begini Cara Pemkab Intan Jaya Terapkan Work From Home

Selain itu, juga untuk menumbuhkan kesadaran, kepedulian, dan tanggung jawab terhadap kebersihan serta kelestarian lingkungan sekolah.

Kegiatan Kokurikuler Day merupakan bagian dari proses pembelajaran yang bertujuan mengembangkan kreativitas, keterampilan, dan pemahaman siswa melalui berbagai karya.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SATP, Dewa Komang Tri Mahayana mengungkapkan bahwa, persiapan kegiatan telah dilakukan sejak pertengahan Januari 2026.

“Tim guru dari kelas 2 sampai kelas 6 rutin mengadakan pertemuan setiap minggu untuk menyusun konsep kegiatan dan timeline bersama siswa,” jelasnya.

Baca juga: Pengedar Sabu Ditangkap Polisi di Jalan Pendidikan Timika, Ini Identitasnya

Ia menjelaskan, setiap jenjang kelas memiliki fokus kegiatan yang berbeda. Kelas 2 menampilkan drama dan tari nusantara, kelas 3 menggelar market day dengan berbagai makanan khas.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved