Kamis, 9 April 2026

Info YPMAK

Monev di Unsrat Manado, YPMAK Tekankan Peningkatan Kualitas Pendidikan

“Kami meminta adik-adik untuk meningkatkan kualitas belajar, menjauhi kebiasaan negatif, dan mematuhi aturan kampus,” tegasnya. 

Tayang:
zoom-inlihat foto Monev di Unsrat Manado, YPMAK Tekankan Peningkatan Kualitas Pendidikan
Istimewa
MONEV YPMAK- Mahasiswa Unsrat Manado peserta beasiswa foto bersama Ketua Pengurus YPMAK Dr Leonardus Tumuka dan pembina peserta beasiswa di Universitas Negeri Sam Ratulangi, Manado, Dr Reiny A Tumbol, Wakil Ketua Bidang Monev Hendaotje Watory, serta tim Monev. 

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MANADO- Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) selaku pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia (PTFI), melakukan kunjungan monitoring dan evaluasi (monev) ke Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Manado, Sulawesi Utara, pada Senin (30/6/2025).

Kegiatan ini difokuskan pada peningkatan kualitas pendidikan dan motivasi bagi para mahasiswa penerima beasiswa YPMAK.

Baca juga: Kelender 1 Juli Hari Ulang Tahun OPM, TNI-Polri di Mimika Lakukan Patroli

Kunjungan dipimpin langsung oleh Ketua Pengurus YPMAK, Dr Leonardus Tumuka, didampingi jajaran pimpinan lain seperti Wakil Ketua Pengurus Bidang Monev, Deputi Monev, Deputi Program, serta Kepala Divisi Pendidikan, dan Kepala Divisi Humas.

YPMAK menyambangi civitas akademika Unsrat dan berdialog langsung dengan 43 mahasiswa penerima beasiswa yang sedang menempuh studi di universitas tersebut. 

Leo, mengatakan tujuan utama monev untuk memastikan proses pendidikan berjalan baik atau tidak serta mengevaluasi kondisi akademik dan kesejahteraan mahasiswa.

“Kami meminta adik-adik untuk meningkatkan kualitas belajar, menjauhi kebiasaan negatif, dan mematuhi aturan kampus,” tegasnya. 

Leo juga menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang nantinya akan kembali dan berkontribusi membangun tanah Papua.

Baca juga: Yayasan Somatua Gelar Pelatihan UMKM dan Tour Guide di Nabire: Latih SDM Unggul Papua!  

Lebih lanjut, Leo menegaskan bahwa YPMAK tidak akan lagi memberikan toleransi terhadap mahasiswa yang tidak menunjukkan perkembangan akademik yang baik. Mahasiswa penerima beasiswa dengan IPK di bawah 2,75 akan dievaluasi secara menyeluruh.

“Dengan semua dukungan yang kami berikan mulai dari biaya hidup hingga pendidikan, kami berharap mahasiswa dapat menunjukkan komitmen dan prestasi yang memadai,” tegasnya.

Baca juga: Minim Fasilitas, Dinsos Mimika Rujuk ODGJ ke RSJ Abepura  

Dengan dorongan motivasi ini, Leo berharap para penerima beasiswa dapat menyelesaikan studi tepat waktu dan pulang membawa perubahan positif bagi tanah Papua. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved