Jumat, 10 April 2026

Info YPMAK

79 Peserta Beasiswa YPMAK di Semarang Jawa Tengah Lulus SMA

79 anak ini adalah penerima beasiswa lanjutan, karena sebelumnya telah bersekolah di SMP Sekolah Asrama Taruna Papua, SP IV, Timika.

Tayang:
zoom-inlihat foto 79 Peserta Beasiswa YPMAK di Semarang Jawa Tengah Lulus SMA
Istimewa/Humas YPMAK
PESERTA BEASISWA- Sebanyak 79 pelajar, peserta beasiswa Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia, lulus jenjang pendidikan SMA di kota studi Semarang, Provinsi Jawa Tengah.  

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MIMIKA- Tahun ajaran 2025,  sebanyak 79 pelajar, peserta beasiswa Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia, lulus jenjang pendidikan SMA di kota studi Semarang, Provinsi Jawa Tengah. 

79 anak ini dibina Yayasan Binterbusih sebagai mitra pengelola program beasiswa YPMAK.

Baca juga: MBG di Mimika Perdana Dilakukan SD Inpres Nawaripi Distrik Wania

Manager Program Yayasan Binterbusih, Robert Manaku, mengatakan, awalnya peserta dikirim ke Yayasan Binterbusih sebanyak 84 anak namun bertahan hingga lulus sebanyak 79 orang," katanya.

Robert menjelaskan, penerimaan peserta beasiswa baru jenjang SLTA tahun 20025 ini di Semarang, disesuaikan dengan jumlah kelulusan yaitu 79 anak saja.

79 anak ini adalah penerima beasiswa lanjutan, karena sebelumnya telah bersekolah di SMP Sekolah Asrama Taruna Papua, SP IV, Timika.

"79 anak baru lulus SMA ini, akan melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi negeri maupun swasta di Pulau Jawa, seperti Universitas Negeri Semarang, Universita Negeri  Diponegoro, Universitas Negeri Malang, serta berbagai perguruan tinggi negeri lain-nya di Indonesia " jelas Robert terperinci.

Baca juga: Diskominfo Papua Tengah Gandeng BSSN Bangun Keamanan Digital dari Daerah  

Ia menambahkan, selama menempuh pendidikan di Semarang dan dibina melalui Yayasan Bintebusih.

Anak-anak ini diajarkan pengembangan karakter, komitmen, kompetensi akademik, bahkan mulai kelas 10, telah diberikan matrikulasi Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, termasuk ilmu Komputer guna meningkatkan keterampilan mereka.

Baca juga: Percepat Anggaran: Papua Tengah Evaluasi APBD 2025 Bareng Kemendagri

"Kalau keterampilan hidup, kita ajarkan mereka bagaimana mengatur waktu secara baik dan efisien. Tak kalah penting adalah adaptasi, ini penting anak-anak bisa survive menjalani kehidupan di kota besar, menyesuaikan diri dan tidak minder."

"Awal kedatangan anak-anak ini, kami berikan teknik beradaptasi dan orientasi, mengenalkan budaya dan cara komunikasi disini, meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani, olahraga dan pembinaan mental serta iman," pungkasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved