Selasa, 19 Mei 2026

YPMAK

Perjanjian YCTP Bakal Berakhir, YPMAK Cari Mitra Baru Kembangkan RSMM

Pencarian mitra ini menjadi langkah strategis seiring berakhirnya perjanjian kerja sama dengan Yayasan Caritas Timika Papua (YCTP) pada Desember 2025.

Tayang:
Penulis: Feronika Wakkary | Editor: Lidya Salmah
zoom-inlihat foto Perjanjian YCTP Bakal Berakhir, YPMAK Cari Mitra Baru Kembangkan RSMM
Tribun-PapuaTengah.com/Feronike Rumere
FOTO BERSAMA- Pengurus YPMAK foto bersama dengan.Foto;Tribun-PapuaTengah.com/Feronike Rumere 

Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Feronike Rumere 

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MIMIKA- Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK), selaku pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia (PTFI, mulai mencari mitra pelaksana profesional untuk rencana induk pengembangan Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) periode 2025-2030. 

Baca juga: YPMAK Siapkan Transformasi RSMM: Fokus Peningkatan Layanan Kesehatan di Mimika!  

Pencarian mitra ini menjadi langkah strategis seiring berakhirnya perjanjian kerja sama dengan Yayasan Caritas Timika Papua (YCTP) pada Desember 2025.

YPMAK telah menerapkan Paket Program Pemberdayaan dan Kemandirian (P3K) atau grantmaking sejak tahun 2024, termasuk dalam penetapan mitra pelaksanaan program kesehatan masyarakat.

Untuk itu, YPMAK mengadakan Sosialisasi Master Plan dan Pengelola RSMM 2025-2030 di Hotel Horison Diana, Mimika, Papua Tengah, Jumat (18/7/2025).

Baca juga: Perjuangan Tim PFA di Gothia Cup 2025 Berakhir Dramatis Lewat Adu Penalti

Kegiatan sosialisasi dihadiri oleh Ketua Pengurus YPMAK, Direksi RSMM, Direksi KMM, serta Ketua Lembaga Masyarakat Amungme (Lemasa) dan Lembaga Masyarakat Kamoro (Lemasko).

Ketua Pengurus YPMAK, Leonardus Tumuka, menjelaskan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari proses pengembangan RSMM.

Menurutnya, momen ini penting karena YCTP Keuskupan telah lama mengelola RSMM, sehingga dukungannya sangat dibutuhkan dalam proses transisi ini.

"Kami menyampaikan rencana proses selanjutnya untuk pengembangan RSMM. Proses ini sedang berjalan dan membutuhkan dukungan, terutama dari Yayasan Caritas Papua yang sudah 25 tahun mengelola RSMM," kata Leonardus.

Baca juga: DPR dan Pemprov Papua Tengah Gandeng Skywings Aviation Bangkitkan SDM di Sektor Penerbangan

Ia melanjutkan, YCTP juga diharapkan dapat terlibat dalam penyusunan rencana induk dan strategis pengembangan RSMM.

Semua langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan, fasilitas, dan mengevaluasi kondisi infrastruktur rumah sakit.

Leonardus menjelaskan, proses pencarian mitra profesional masih berlangsung dan membutuhkan waktu lama karena YPMAK masih mencari konsultan untuk rencana induk pengembangan.

Baca juga: Program Pendidikan Gubernur Meki Nawipa Disambut Baik, Anies Labane: Jalan Terang SDM Papua Tengah!

Rencana induk pengembangan RSMM mencakup perbaikan infrastruktur, fasilitas, serta peningkatan sistem pelayanan.

"Rumah sakit ini sudah lama berdiri, bahkan menjadi rumah sakit pertama di sini. Maka, penting bagi kami sebagai mitra untuk menyampaikan informasi ini sejak awal agar proses pengembangan rumah sakit berjalan sesuai harapan kita bersama," ujarnya.

Baca juga: Kepsek SMA Negeri 2 Mimika Juga Akui Tak Terima Laptop Chromebook Kini Tersandung Kasus Korupsi

Terpenting, kata Leonardus, adalah manfaat yang akan diterima oleh masyarakat Amungme dan Kamoro, lima suku kekerabatan, serta masyarakat Papua dan Indonesia pada umumnya.

Peningkatan kualitas pelayanan tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi pada keseluruhan aspek demi pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved