Nasional
9 Kabupaten di Papua Belum Punya Dapur Umum MBG
Papua yaitu di Papua Barat, Kabupaten Pegunungan Arfak, Kabupaten Asmat di Papua Selatan, dan Kabupaten Puncak Jaya di Papua Tengah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/7-Agustus-2025-Dapur-mBG.jpg)
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MIMIKA- Sebanyak 12 kabupaten di Indonesia belum memiliki Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur umum untuk program makan bergizi gratis (MBG) pada tahun ini.
Hal ini disampaikan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, usai penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo di Kantor Kementerian PU, Jakarta, Selasa (5/8/2025).
"Jadi, masih ada 12 kabupaten yang belum ada SPPG," ungkap Dadan.
Baca juga: Percepat Konektivitas, Garuda Indonesia Bakal Ramaikan Transportasi Udara di Nabire
Lokasinya berada di Kabupaten Sumba Tengah, Nusantara Timur, Kabupaten Mahakam Ulu di Kalimantan Timur, Kabupaten Konawe Kepulauan di Sulawesi Tenggara.
Dan sembilan kabupaten di Papua yaitu di Papua Barat, Kabupaten Pegunungan Arfak, Kabupaten Asmat di Papua Selatan, dan Kabupaten Puncak Jaya di Papua Tengah.
Baca juga: KPA dan DMI Gabung Jurus Tekan Kasus HIV-AIDS di Papua Tengah
Kemudian, Kabupaten Pegunungan Bintang di Papua Pegunungan, Kabupaten Tolikara di Papua Pegunungan, Kabupaten Mamberamo Tengah di Papua Pegunungan, Kabupaten Yalimo di Papua Pegunungan, dan Kabupaten Lanny Jaya di Papua Pegunungan.
"Ini 12 kabupaten yang sampai sekarang belum ada satu pun Pelayanan Pemenuhan Gizi, 502 kabupaten lainnya sudah ada," jelasnya.
Bahkan, kata Dadang, ada beberapa kabupaten yang sekarang kuotanya hampir penuh.
Baca juga: Percepat Konektivitas, Garuda Indonesia Bakal Ramaikan Transportasi Udara di Nabire
Dadan memastikan, sejumlah 1.542 dapur umum untuk MBG dibangun pada 2025. Dengan demikian, sebanyak 3 SPPG dibangun di setiap kabupaten.
"Ini kami rencanakan tiga (dapur umum) per kabupaten untuk seluruh Indonesia. Sehingga, ada 1.542 yang sampai sekarang belum satu pun dibangun," ucap Dadan.
Dadan menambahkan, pembangunan SPPG ini akan sepenuhnya menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp 6 triliun.
Baca juga: Aksi Heroik Prajurit TNI AL Padamkan Kebakaran di Merauke, Cegah Api Meluas
Dia mengungkapkan, SPPG ini telah melayani sebanyak 8,2 juta orang.
Untuk minggu ini, sejumlah 12 juta orag ditargetkan mendapatkan manfaat dari pembangunan tersebut.
"Ini mencakup 4.000 SPPG dan itu murni kemitraan yang dibangun investor kemudian kerja sama dengan BGN," tutup dia. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "12 Kabupaten Belum Punya Dapur Umum MBG, Terbanyak di Papua"
TribunPapuaTengah.com
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)
dapur umum
Badan Gizi Nasional (BGN)
Dadan Hindayana
| Mudik Lebaran 2026, BPJS Kesehatan Tetap Buka Layanan JKN |
|
|---|
| Apresiasi Jurnalis di Momen HPN 2026, Bupati Deiyai: Pers Jembatan Transparansi Pembangunan di Papua |
|
|---|
| HPN 2026, Pemkab Deiyai Tegaskan Pers Adalah Pilar Penting Pembangunan Daerah |
|
|---|
| Komnas HAM: Kebebasan Pers di Papua Hadapi Banyak Tantangan |
|
|---|
| HPN 2026: Deinas Geley Sebut Wartawan Cahaya Penerang Pembangunan Bagi 8 Kabupaten di Papua Tengah |
|
|---|