Kamis, 9 April 2026

Nasional

Mudik Lebaran 2026, BPJS Kesehatan Tetap Buka Layanan JKN

Jika fasilitas kesehatan terdaftar sedang tutup, peserta diperbolehkan mengakses layanan di FKTP mitra BPJS Kesehatan lain yang tetap beroperasi.

Tayang:
Penulis: Feronike Rumere | Editor: Lidya Salmah
zoom-inlihat foto Mudik Lebaran 2026, BPJS Kesehatan Tetap Buka Layanan JKN
TribunPapuaTengah.com/Istimewa
PELAYANAN BPJS KESEHATAN - Dirut BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, saat memberikan keterangan pers terkair layanan Program JKN tetap optimal selama periode libur Lebaran 2026, termasuk menghadirkan posko mudik di sejumlah titik strategis untuk membantu peserta yang sedang melakukan perjalanan Foto Istimewa/Dok BPJS Kesehatan. 

Ringkasan Berita:
  • BPJS Kesehatan menjamin akses layanan JKN tetap optimal selama periode libur Lebaran 2026 melalui pembukaan kantor cabang pada tanggal tertentu dan penyediaan delapan titik Posko Mudik strategis. 
  • Peserta dapat mengakses layanan administrasi lewat kanal digital serta mendapatkan pelayanan medis di FKTP luar domisili saat perjalanan. 
  • Langkah ini didukung oleh kesiapan rumah sakit yang tetap beroperasi 24 jam. 

 

Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Feronike Rumere

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, TIMIKA - Tradisi mudik lebaran tahun 2026 diprediksi akan melibatkan jutaan masyarakat yang bergerak melintasi berbagai wilayah di Indonesia.

Pemerintah melalui BPJS Kesehatan merespons tantangan tersebut dengan menyiapkan skema layanan khusus agar perlindungan kesehatan peserta tidak terputus selama di perjalanan.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, menegaskan bahwa kemudahan layanan JKN harus tetap dirasakan masyarakat meskipun dalam periode libur nasional, termasuk mudik Lebaran Idul Fitri 2026. 

Baca juga: Pemprov Papua Tengah Serahkan Bantuan Ambulans untuk Puskesmas Sinak

Sebab itu BPJS Kesehatan membuka layanan tatap muka di kantor cabang pada tanggal 18, 20, 23, dan 24 Maret 2026 pukul 08.00 hingga 13.30 waktu setempat.

"Kebijakan ini bertujuan memberikan kepastian bagi peserta yang membutuhkan bantuan administratif mendesak di kampung halaman," ungkap Prihati dalam keterangan tertulisnya, Senin (9/3/2026).

Prihati menerangkan bahwa BPJS Kesehatan menghadirkan delapan Posko Mudik mulai tanggal 13 hingga 16 Maret 2026 di titik krusial seperti Pelabuhan Merak, Terminal Pulo Gebang, hingga Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar.

Posko tersebut berfungsi sebagai pusat informasi, konsultasi, serta bantuan medis darurat bagi pemudik.

Jika fasilitas kesehatan terdaftar sedang tutup, peserta diperbolehkan mengakses layanan di FKTP mitra BPJS Kesehatan lain yang tetap beroperasi.

“Momentum mudik Lebaran tidak boleh menjadi penghalang bagi peserta untuk memperoleh pelayanan kesehatan. BPJS Kesehatan memastikan layanan Program JKN tetap dapat diakses dengan mudah,” terang Prihati.

Sementara itu Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan, Abdi Kurniawan Purba, menambahkan bahwa keberlanjutan obat bagi penderita penyakit kronis dan Program Rujuk Balik (PRB) tetap dijamin.

Baca juga: Kesehatan Warga Dijamin 100 Persen: BPJS Kesehatan dan Pemkab Mimika Perkuat Aktivasi Peserta JKN

Selain itu, BPJS Kesehatan akan menanggung selisih biaya pengobatan korban kecelakaan lalu lintas ganda setelah batas maksimal tanggungan Jasa Raharja terpenuhi.

"Peserta dapat menggunakan aplikasi Aplicares untuk memantau fasilitas kesehatan terdekat yang tetap buka," kata Abdi.

Ditambahkan Direktur Kepesertaan, Akmal Budi Yulianto, pemanfaatan teknologi menjadi solusi utama untuk menghindari antrean fisik selama masa libur panjang. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved