Nasional
Mudik Lebaran 2026, BPJS Kesehatan Tetap Buka Layanan JKN
Jika fasilitas kesehatan terdaftar sedang tutup, peserta diperbolehkan mengakses layanan di FKTP mitra BPJS Kesehatan lain yang tetap beroperasi.
Penulis: Feronike Rumere | Editor: Lidya Salmah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/10-Maret-2026-BPJS-Kesehatan-Mudik.jpg)
Ringkasan Berita:
- BPJS Kesehatan menjamin akses layanan JKN tetap optimal selama periode libur Lebaran 2026 melalui pembukaan kantor cabang pada tanggal tertentu dan penyediaan delapan titik Posko Mudik strategis.
- Peserta dapat mengakses layanan administrasi lewat kanal digital serta mendapatkan pelayanan medis di FKTP luar domisili saat perjalanan.
- Langkah ini didukung oleh kesiapan rumah sakit yang tetap beroperasi 24 jam.
Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Feronike Rumere
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, TIMIKA - Tradisi mudik lebaran tahun 2026 diprediksi akan melibatkan jutaan masyarakat yang bergerak melintasi berbagai wilayah di Indonesia.
Pemerintah melalui BPJS Kesehatan merespons tantangan tersebut dengan menyiapkan skema layanan khusus agar perlindungan kesehatan peserta tidak terputus selama di perjalanan.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, menegaskan bahwa kemudahan layanan JKN harus tetap dirasakan masyarakat meskipun dalam periode libur nasional, termasuk mudik Lebaran Idul Fitri 2026.
Baca juga: Pemprov Papua Tengah Serahkan Bantuan Ambulans untuk Puskesmas Sinak
Sebab itu BPJS Kesehatan membuka layanan tatap muka di kantor cabang pada tanggal 18, 20, 23, dan 24 Maret 2026 pukul 08.00 hingga 13.30 waktu setempat.
"Kebijakan ini bertujuan memberikan kepastian bagi peserta yang membutuhkan bantuan administratif mendesak di kampung halaman," ungkap Prihati dalam keterangan tertulisnya, Senin (9/3/2026).
Prihati menerangkan bahwa BPJS Kesehatan menghadirkan delapan Posko Mudik mulai tanggal 13 hingga 16 Maret 2026 di titik krusial seperti Pelabuhan Merak, Terminal Pulo Gebang, hingga Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar.
Posko tersebut berfungsi sebagai pusat informasi, konsultasi, serta bantuan medis darurat bagi pemudik.
Jika fasilitas kesehatan terdaftar sedang tutup, peserta diperbolehkan mengakses layanan di FKTP mitra BPJS Kesehatan lain yang tetap beroperasi.
“Momentum mudik Lebaran tidak boleh menjadi penghalang bagi peserta untuk memperoleh pelayanan kesehatan. BPJS Kesehatan memastikan layanan Program JKN tetap dapat diakses dengan mudah,” terang Prihati.
Sementara itu Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan, Abdi Kurniawan Purba, menambahkan bahwa keberlanjutan obat bagi penderita penyakit kronis dan Program Rujuk Balik (PRB) tetap dijamin.
Baca juga: Kesehatan Warga Dijamin 100 Persen: BPJS Kesehatan dan Pemkab Mimika Perkuat Aktivasi Peserta JKN
Selain itu, BPJS Kesehatan akan menanggung selisih biaya pengobatan korban kecelakaan lalu lintas ganda setelah batas maksimal tanggungan Jasa Raharja terpenuhi.
"Peserta dapat menggunakan aplikasi Aplicares untuk memantau fasilitas kesehatan terdekat yang tetap buka," kata Abdi.
Ditambahkan Direktur Kepesertaan, Akmal Budi Yulianto, pemanfaatan teknologi menjadi solusi utama untuk menghindari antrean fisik selama masa libur panjang.
TribunPapuaTengah.com
Mudik Lebaran 2026
Idul Fitri 2026
BPJS Kesehatan
Prihati Pujowaskito
pelayanan JKN
| Apresiasi Jurnalis di Momen HPN 2026, Bupati Deiyai: Pers Jembatan Transparansi Pembangunan di Papua |
|
|---|
| HPN 2026, Pemkab Deiyai Tegaskan Pers Adalah Pilar Penting Pembangunan Daerah |
|
|---|
| Komnas HAM: Kebebasan Pers di Papua Hadapi Banyak Tantangan |
|
|---|
| HPN 2026: Deinas Geley Sebut Wartawan Cahaya Penerang Pembangunan Bagi 8 Kabupaten di Papua Tengah |
|
|---|
| Dahlan Dahi Terima PWI Awards 2026, Munir: Figur Tulus dan Ikhlas Satukan Dua Kubu PWI |
|
|---|