Selasa, 19 Mei 2026

Info Papua

Kadisdik Yahukimo Ultimatum Oknum Mahasiswa Pelaku Teror: Jika Berbuat Lagi, Saya Proses Hukum!

Meskipun demikian, Akso sebagai orang tua memilih memberi kesempatan dengan memanggil dan menasihati mereka. 

Tayang:
Editor: Lidya Salmah
zoom-inlihat foto Kadisdik Yahukimo Ultimatum Oknum Mahasiswa Pelaku Teror: Jika Berbuat Lagi, Saya Proses Hukum!
Foto Istimewa/Akso Balingga
DITEROR- Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Yahukimo, Akso Balingga mengultimatum tiga oknum mahasiswa yang menerornya. Foto: Foto Istimewa/Akso Balingga 

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, JAYAPURA- Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Yahukimo, Akso Balingga, memberikan ultimatum keras kepada tiga oknum mahasiswa yang menerornya dan keluarga di Sentani, Jayapura, Papua.

Akso menegaskan akan menempuh jalur hukum jika aksi intimidasi serupa terjadi lagi.

"Saya sangat marah dan kecewa dengan perilaku mengancam sampai datang ke rumah dan mengintimidasi istri dan keluarga saya," ungkap Akso, Sabtu (9/8/2025) malam.

 "Saya pastikan akan tindak tegas sesuai aturan hukum jika hal itu terulang kembali,"tegasnya lagi.

Akso menjelaskan, teror ini diduga dipicu oleh keterlambatan penyaluran beasiswa mahasiswa yang tertunda hampir seminggu.

Baca juga: Bawaslu Ingatkan KPU Papua: Rekapitulasi Suara PSU Harus Tepat Waktu!

Menurutnya, penundaan itu disebabkan oleh keterlambatan transfer dana Otonomi Khusus (Otsus) dari pemerintah pusat ke daerah.

Pihaknya mengaku sudah memberikan penjelasan, namun perlakuan para mahasiswa dinilai sudah kelewatan.

Meskipun demikian, Akso sebagai orang tua memilih memberi kesempatan dengan memanggil dan menasihati mereka. 

"Saya mengonfirmasi kepada Ketua Komunitas Pelajar Mahasiswa Yahukimo (KPMY) bahwa tindakan ketiga oknum itu adalah murni perbuatan pribadi, bukan mewakili organisasi," bebernya.

Baca juga: Misteri Kematian Bocah di Nabire Terbongkar, Pelaku Ternyata Paman Sendiri

Ketua Komunitas Pelajar Mahasiswa Yahukimo (KPMY), Egius Bayage, juga membenarkan hal tersebut. 

Ia menegaskan bahwa pihaknya telah memberikan peringatan kepada ketiga mahasiswa agar tidak melakukan tindakan anarkis.

"Jadi tindakan mereka bukan atas nama seluruh mahasiswa dan pelajar Yahukimo di Jayapura," kata Egius. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved