Kamis, 7 Mei 2026

Info Deiyai

Bupati Deiyai Ingatkan Semua Pihak Harus Serius Tangani Stunting

‎“Kami tidak mau hanya taruh-taruh nama saja. Pas ada acara baru ada, atau pas ada uang baru kerja, itu saya tidak mau

Tayang:
zoom-inlihat foto Bupati Deiyai Ingatkan Semua Pihak Harus Serius Tangani Stunting
Istimewa
RAKOR- Dinas DP3AKB Kabupaten Deiyai menggelar Rakor bersama Tim Pendamping Keluarga dari 67 kampung se-Kabupaten Deiyai, Senin (29/9/2025). 

Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Melky Dogopia

TRIBUNPAPUATENGAH.COM, DEIYAI– ‎Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Deiyai menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama tim pendamping keluarga dari 67 kampung se-Kabupaten Deiyai.

‎Rakor digelar pada, Senin (29/9/2025) siang pukul 11.00 WIT di Aula Pertemuan Kantor DP3AKB, Kompleks Perkantoran, Tigi, Deiyai, Provinsi Papua Tengah.

Baca juga: TP-PKK Kabupaten Puncak Salurkan Bansos Kepada Warga Omukia yang Mengungsi di Distrik Gome 

‎Bupati Kabupaten Deiyai, Melkianus Mote secara resmi membuka acara rakor dalam rangka penanganan isu stunting ibu hamil dan bayi-balita

Dalam sambutannya, Bupati Mote meminta penanganan stunting membutuhkan sinergitas dan kolaborasi dari semua pihak.

 

"Untuk menekan angka stunting pada Ibu Hamil dan bayi-balita ini, saya mengajak semua pihak bekerjasama, baik pemerintah daerah, tim pendamping, maupun masyarakat," pinta Bupati.

‎Bupati Mote menegaskan perlunya keseriusan semua pihak dalam menangani stunting.

Baca juga: BMP RI Bagikan Paket Sembako ke Panti Asuhan dan Asrama di Kabupaten Nabire

‎“Kami tidak mau hanya taruh-taruh nama saja. Pas ada acara baru ada, atau pas ada uang baru kerja, itu saya tidak mau,” tegasnya.

‎Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya mengaktifkan Posyandu di tingkat desa sebagai garda terdepan penanganan stunting.

Baca juga: 15 Narapidana Kabur Dari Lapas Kelas II Nabire Resmi Berstatus DPO

‎“Nanti penanganan stunting kita mulai dari situ. Jadi kita keroyok sama-sama. Desa juga aktif, dinas-dinas juga aktif. Tidak ada lagi bilang ini hanya urusan kesehatan atau pendidikan,” ungkapnya.

‎Bupati Mote berharap upaya penanganan stunting di Kabupaten Deiyai dapat berjalan lebih efektif, sehingga mampu meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan generasi penerus.

Baca juga: Bupati Kabupaten Deiyai Serahkan 130 SK CPNS dan PPPK, 90 Orang Segera Lengkapi Berkas

‎"Dengan komitmen lintas sektor dan sinergitas yang kuat, saya yakin kita pasti bisa," harap Bupati.

‎Kepala DP3AKB Kabupaten Deiyai, Robby Bobi berharap kerjasama yang erat antara dinas dan tim pendamping, keluarga, agar dapat memberikan dampak nyata bagi kesehatan ibu dan anak di 67 kampung.

‎Ia juga berpesan pentingnya penggunaan aplikasi untuk memastikan data lapangan yang akurat," pungkasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved