Info Deiyai
Bupati Deiyai Ingatkan Semua Pihak Harus Serius Tangani Stunting
“Kami tidak mau hanya taruh-taruh nama saja. Pas ada acara baru ada, atau pas ada uang baru kerja, itu saya tidak mau
Penulis: Melkianus Dogopia | Editor: Marselinus Labu Lela
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/rakor-deiyai.jpg)
Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Melky Dogopia
TRIBUNPAPUATENGAH.COM, DEIYAI– Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Deiyai menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama tim pendamping keluarga dari 67 kampung se-Kabupaten Deiyai.
Rakor digelar pada, Senin (29/9/2025) siang pukul 11.00 WIT di Aula Pertemuan Kantor DP3AKB, Kompleks Perkantoran, Tigi, Deiyai, Provinsi Papua Tengah.
Baca juga: TP-PKK Kabupaten Puncak Salurkan Bansos Kepada Warga Omukia yang Mengungsi di Distrik Gome
Bupati Kabupaten Deiyai, Melkianus Mote secara resmi membuka acara rakor dalam rangka penanganan isu stunting ibu hamil dan bayi-balita
Dalam sambutannya, Bupati Mote meminta penanganan stunting membutuhkan sinergitas dan kolaborasi dari semua pihak.
"Untuk menekan angka stunting pada Ibu Hamil dan bayi-balita ini, saya mengajak semua pihak bekerjasama, baik pemerintah daerah, tim pendamping, maupun masyarakat," pinta Bupati.
Bupati Mote menegaskan perlunya keseriusan semua pihak dalam menangani stunting.
Baca juga: BMP RI Bagikan Paket Sembako ke Panti Asuhan dan Asrama di Kabupaten Nabire
“Kami tidak mau hanya taruh-taruh nama saja. Pas ada acara baru ada, atau pas ada uang baru kerja, itu saya tidak mau,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya mengaktifkan Posyandu di tingkat desa sebagai garda terdepan penanganan stunting.
Baca juga: 15 Narapidana Kabur Dari Lapas Kelas II Nabire Resmi Berstatus DPO
“Nanti penanganan stunting kita mulai dari situ. Jadi kita keroyok sama-sama. Desa juga aktif, dinas-dinas juga aktif. Tidak ada lagi bilang ini hanya urusan kesehatan atau pendidikan,” ungkapnya.
Bupati Mote berharap upaya penanganan stunting di Kabupaten Deiyai dapat berjalan lebih efektif, sehingga mampu meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan generasi penerus.
Baca juga: Bupati Kabupaten Deiyai Serahkan 130 SK CPNS dan PPPK, 90 Orang Segera Lengkapi Berkas
"Dengan komitmen lintas sektor dan sinergitas yang kuat, saya yakin kita pasti bisa," harap Bupati.
Kepala DP3AKB Kabupaten Deiyai, Robby Bobi berharap kerjasama yang erat antara dinas dan tim pendamping, keluarga, agar dapat memberikan dampak nyata bagi kesehatan ibu dan anak di 67 kampung.
Ia juga berpesan pentingnya penggunaan aplikasi untuk memastikan data lapangan yang akurat," pungkasnya. (*)
TribunPapuaTengah.com
Provinsi Papua Tengah
Kabupaten Deiyai
Bupati Deiyai Meklianus Mote
Perangi Stunting Deiyai
| Dinkes Deiyai Transparansi Anggaran 2026, Fokus Perkuat Layanan Kesehatan hingga Tingkat Puskesmas |
|
|---|
| Dinkes Deiyai Serahkan Laptop dan Starlink, Dorong Peningkatan Pelayanan Kesehatan |
|
|---|
| Perencanaan Pembangunan Deiyai 2027 Berbasis Data, Bupati Mote: Jangan Sekadar Rencana |
|
|---|
| 3 Bulan PKL di Sekolah Mitra Kampung, 52 Mahasiswa STK Touye Paapaa Deiyai Siap Jadi Guru |
|
|---|
| Penduduk Deiyai Bertambah 769 Jiwa di Tahun 2025, Dukcapil Fokus Tuntaskan Perekaman KTP Elektronik |
|
|---|