Rabu, 20 Mei 2026

Kabupaten Deiyai

Kembangkan Ternak Babi di 67 Kampung, DPMK Deiyai Berikan Pelatihan Kepada Pengurus BUMDes

“Para ketua BUMDes harus mengembangkan usaha ternak babi yang nantinya akan dibagikan kepada masyarakat.

Tayang:
zoom-inlihat foto Kembangkan Ternak Babi di 67 Kampung, DPMK Deiyai Berikan Pelatihan Kepada Pengurus BUMDes
TribunPapuaTengah.com/Istimewa
PELATIHAN- DPMK Kabupaten Deiyai menggelar pelatihan bagi pengurus BUMDes dari 67 kampung di Ruang Rapat Kantor DPMK yang berlokasi di Kompleks Perkantoran, Jalan Tigido, Distrik Tigi, Kabupaten Deiyai, Papua Tengah, Selasa (19/5/2026) 

Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Melky Dogopia

TRIBUNPAUATENGAH.COM, DEIYAI- Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Deiyai menggelar pelatihan bagi pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dari 67 kampung di Ruang Rapat Kantor DPMK yang berlokasi di Kompleks Perkantoran, Jalan Tigido, Distrik Tigi, Kabupaten Deiyai, Papua Tengah, Selasa (19/5/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas pengurus BUMDes agar mampu mengembangkan usaha kampung dan memperkuat ekonomi masyarakat.

Baca juga: DPMK Mimika Gandeng Wahana Visi Indonesia Bahas Project Pasti Papua Susun Perbup Posyandu

Pelatihan itu difokuskan pada pembinaan dan pemberdayaan pengurus BUMDes, terutama dalam pengembangan usaha ternak babi dinilai memiliki potensi ekonomi bagi masyarakat di Deiyai.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPMK Kabupaten Deiyai, Ferdinand Pakage mengatakan para ketua dan pengurus BUMDes harus mampu mengembangkan usaha kampung secara mandiri dan berkelanjutan.

“Para ketua BUMDes harus mengembangkan usaha ternak babi yang nantinya akan dibagikan kepada masyarakat. Program ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi warga di kampung-kampung,” ujar Pakage saat memberikan arahan dalam kegiatan pelatihan tersebut.

Menurut Pakage, bantuan ternak babi yang diberikan pemerintah harus dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat maupun pengurus BUMDes agar dapat meningkatkan perekonomian keluarga dan kampung.

Pakage menegaskan pengurus BUMDes tidak hanya berperan sebagai pelaksana administrasi, tetapi juga harus mampu mengelola dan mengembangkan usaha produktif di kampung masing-masing.

“Pengurus BUMDes bukan sekadar pengurus biasa, tetapi harus mampu mengembangkan usaha yang sudah dipercayakan pemerintah. Seluruh pengurus harus bekerja sama mengembangkan program ternak babi ini,” katanya.

Baca juga: Kasus Bullying di SD Negeri Inpres Karang Mulia Nabire, Orangtua Murid Minta Pihak Sekolah Tegas

Pakage berharap melalui pelatihan tersebut, seluruh pengurus BUMDes di Kabupaten Deiyai dapat memiliki pemahaman yang baik tentang pengelolaan usaha desa, sehingga mampu menciptakan perubahan dan kemajuan di setiap kampung.

Pelatihan itu juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal di Kabupaten Deiyai. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved