Rabu, 22 April 2026

Pemuda Diterkam Buaya

Predator Sungai Tami Mengganas, Pemuda Mosso Diterkam Buaya

Petugas langsung berkoordinasi dengan Polsek Muara Tami serta pihak keluarga korban guna menghimpun informasi akurat mengenai koordinat serangan.

Tayang:
Editor: Lidya Salmah
zoom-inlihat foto Predator Sungai Tami Mengganas, Pemuda Mosso Diterkam Buaya
Tribunnews.com
DITERKAM BUAYA - Tim penyelamat saat sedang bersiap melakukan pencarian pemuda asal Kampung Mosso David (21) diterkam buaya saat memancing di Sungai Tami, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua. FOTO: Dok. SAR Jayapura 

Ringkasan Berita:
  • Tim SAR Gabungan mencari David (21), warga Kampung Mosso yang hilang diterkam buaya saat memancing di Sungai Tami, Selasa (10/2/2026). 
  • Operasi hari kedua melibatkan penyisiran darat, perahu karet, dan pantauan udara menggunakan drone untuk memetakan lokasi korban.
  •  Kepala Basarnas Jayapura Anton Suyono menegaskan pembagian tiga regu kerja guna mempercepat penemuan jasad pemuda tersebut di tengah risiko habitat predator yang berbahaya.

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, JAYAPURA – David (21), warga Kampung Mosso, Distrik Muara Tami,dilaporkan hilang diterkam predator ganas (buaya) penghuni Sungai Sungai Tami, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua, Selasa (10/2/2026).

Keheningan siang di tepian Sungai Tami kemarin pun berubah menjadi kepanikan luar biasa.

Insiden memilukan ini terjadi di depan mata teman korban Davis Prawar yang tidak sempat memberikan pertolongan karena serangan terjadi begitu cepat. 

Saat itu, korban dan rekannya tengah memancing ikan. 

Jeritan minta tolong korban seketika senyap saat tubuhnya ditenggelamkan oleh sang predator ke dasar air yang keruh.

Kejadian ini menambah daftar panjang konflik antara manusia dan satwa liar di sepanjang aliran sungai yang dikenal sebagai habitat buaya muara tersebut.

Baca juga: Curhat Pilu Para Mama Papua Penjual Noken di Bandara Wamena: Merasa Terasing Padahal Rumah Sendiri

Masyarakat setempat kini diselimuti ketakutan dan berharap proses pencarian segera membuahkan hasil agar jasad korban dapat dievakuasi.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Jayapura, Anton Suyono, mengonfirmasi bahwa laporan kecelakaan manusia tersebut diterima pada pukul 11.00 WIT.

Tim penyelamat segera bergerak menuju lokasi kejadian yang berjarak sekitar 1,5 kilometer untuk melakukan asesmen awal.

Petugas langsung berkoordinasi dengan Polsek Muara Tami serta pihak keluarga korban guna menghimpun informasi akurat mengenai koordinat serangan.

Upaya pencarian visual dilakukan di sepanjang jembatan Sungai Tami hingga larut malam namun keberadaan David belum ditemukan.

Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polri, TNI, dan warga lokal kini memperluas zona penyisiran.

"Pencarian dilakukan hingga malam hari, jadi kami lanjutkan hari ini," ujar Anton Suyono di Jayapura, Rabu (11/2/2026).

Baca juga: Standar KRIS BPJS 2026: RS Mitra Masyarakat Timika Renovasi Besar Demi Layanan Kesehatan Tujuh Suku

Operasi pencarian hari kedua melibatkan strategi yang lebih komprehensif dengan membagi personel menjadi tiga regu khusus.

Regu pertama fokus menyisir aliran sungai menggunakan perahu karet untuk mencari tanda-tanda keberadaan tubuh korban di permukaan air.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved