Sabtu, 25 April 2026

Wisata Pendakian Puncak Cartenz

Forum Group Diskusi Wisata Pendakian Puncak Cartenz, DPRK: Masyarakat Harus Dilibatkan 

"Saatnya kami tidak hanya menjadi penonton setia, tetapi bagaimana anak cucu kami juga dapat melestarikan puncak cartenz

Tayang:
zoom-inlihat foto Forum Group Diskusi Wisata Pendakian Puncak Cartenz, DPRK: Masyarakat Harus Dilibatkan 
Tribun-PapuaTengah.com/Feronike
FGD- Foto bersama Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Frans Kambu didampingi, Anggota DPRD Mimika Dolfin Beanal, beserta perwakilan Dandim, Basarnas dan Kapolres Mimika. Pada kegiatan Forum Grup Diskusi, wisata pendakian puncak Nemangkawi (Cartenz Pyramid) dan penyerahan Sertifikat, di Hotel Horison Diana, Jalan Budi Utomo, Kabupaten Mimika Provinsi Papua Tengah, Selasa (23/9/2025). 

Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Feronike Rumere 

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MIMIKA- Dewan Perwakilan Rakyat Kabuparen (DPRK) Mimika harap masyarakat mendiami wilayah Puncak Gunung Cartenz dilibatkan dalam pengelolaan objek wisata tersebut. 

Hal ini disampaikan saat Cartenz Pyramid mengadakan Forum Group Diskusi wisata pendakian puncak, Nemangkawi (Cartenz Pyramid) dan penyerahan sertifikat di Hotel Horison Diana, Jalan Budi Utomo, Kabupaten Mimika Provinsi Papua Tengah, Selasa (23/9/2025). 

Baca juga: SSH Siap Diterapkan di 10 Sekolah, Pemprov Papua Tengah Minta Dukungan UNIPA

FGD dihadiri Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Mimika, Frans Kambu, Anggota DPRK Mimika, Dolfin Beanal, Perwakilan Dandim, Basarnas dan Kapolres Mimika.

Cartenz Pyramid, merangkul Yayasan Wisatari Alam Papua (YWAP), PT Wisata Puncak Nemangkawi (PT WPN), Taman Lorenz, serta Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia (APGI). 

Frans Kambu menjelasakan, Mimika menjadi tempat di mana semua masyarakat ada dan berkumpul bukan hanya masyarakat Papua, Indonesia, bahkan mancanegara.

Wilayah Mimika bahkan adanya puncak Cartenz memikat banyak wisatawan untuk datang.

"Puncak Gunung Cartenz ini sudah lama ada sejak tahun 1962, sudah memikat para wisatawan mancanegara untuk mendaki di gunung tersebut. Ini menandakan bahwa puncak gunung Cartenz memiliki banyak keunikan," terang Frans Kambu. 

Baca juga: Tekan Angka Stunting Lewat Simulasi Data Bina Bangda, Pemkab Mimika Kolaborasi Lintas Sektor

Lanjutnya, sejak Puncak Cartenz menjadi objek wisata, dirinya berharap bagi semua stakeholder terkait untuk sama-sama menjaga, melestarikan bahkan masyarakat setempat di dilibatkan untuk meningkatkan ekonomi mereka.  

"DPR juga punya gagasan, kalau hari ini kita lakukan kegiatan bagaimama keterlibatan masyarakat sekitar wilayah tersebut sehingga mereka tidak hanyaenjafi penonton," ungkap Frans Kambu.

Baca juga: Pemprov Papua Tengah Teken MoU Dengan Unipa: Kolaborasi Terapkan Sekolah Sepanjang Hari

Lanjutnya, hari ini kita mulai samakan persepsi dan tujuan untuk bergandengan tangan dan berkolaborasi bersama satukan niat guna membangun dan mensejahterakan masyarakat," katanya.

Sementara itu, Anggota DPRK Mimika Dolfin Beanal menjelaskan, pihaknya bersama masyarakat setempat puncak Cartenz tidak lagi menjadi penonton tetapi ikut ambil bagian dalam pelestarian gunung tersebut dan dapat dilibatkan untuk mengelola objek wisata itu. 

Baca juga: Semakin Brutal, Beredar Kelompok OPM Kodap XVI Yahukimo Bunuh 9 Orang Didiuga Militer Indonesia

"Saatnya kami tidak hanya menjadi penonton setia, tetapi bagaimana anak cucu kami juga dapat melestarikan Puncak Cartenz yang selama ini menjadi objek wisata. Saya mohon dukungan dari pemerintah daerah dan semua yang ada di tanah amungsang bumi Kamoro," ucapnya.

Beanal juga menjelaskan, dirinya tengah dipercayakan masyarakat setempat untuk hadir menjadi perwakilan guna menyampaikan aspirasi masyarakat. 

Baca juga: Tenaga Guru dan Medis Mengungsi Usai Gangguan Keamanan di Korowai Asmat Dilakukan OPM Yahukimo

Lanjutnya, masyarakat setempat  tentunya harus dilibatkan dalam mengelola objek wisata puncak Cartenz, karena mereka yang mendiami wilayah tersebut dan mengetahui kondisi alam bahkan wilayah yang dianggap sakral bagi penduduk setempat. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved