Konflik Kwamki Narama Mimika
Konflik Dua Kelompok Warga di Distrik Kwamki Narama Mimika Terus Berlanjut
Aksi saling serang menggunakan alat perang tradisional. Petugas tiba di lokasi melakukan upaya pembubaran massa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/pengamanan-perang-kwamki-narama.jpg)
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MIMIKA- Polres Mimika laksanakan pengamanan aksi saling serang antara kelompok kubu Newegaleng dan kelompok kubu Dang terjadi di wilayah Jalan Yakop, Kampung Amole, Distrik Kwamki Narama, Rabu (19/11/2025).
Kegiatan pengamanan dilakukan oleh personel gabungan Polres Mimika, Polsek Kwamki Narama, serta Brimob Yon B Mimika, dipimpin Kabag OPS Polres Mimika, AKP Hendri A. Korwa.
Personil telah melakukan pemantauan atas rangkaian aksi saling serang meluas hingga area pemukiman dan hutan.
Baca juga: Penumpang Kapal Masih Membawa Minuman Keras ke Timika, 104 Liter Sopi Diamankan
Aksi saling serang menggunakan alat perang tradisional. Petugas tiba di lokasi melakukan upaya pembubaran massa, penyekatan, serta evakuasi warga terdampak.
Dari konflik itu, tercatat ada 7 korban luka dari kubu Newegaleng telah mendapatkan perawatan di IGD RSUD Mimika.
Adapun para korban luka panah diantaranya, AM (46) mengalami luka panah pada dada, DN (10) mengalami luka panah pada pinggang kiri, BT (47), MM (19), WK (30), DN (47) dan EM (37).
Seluruh korban saat ini sedang mendapatkan perawatan medis lanjutan.
Personel berhasil mengamankan dua orang dari kelompok Newegaleng yang bersembunyi di sebuah bangunan juga digunakan sebagai sekretariat IKBJ.
Keduanya ditangkap beserta barang bukti busur dan anak panah.
Identitas dua orang diamankan yaitu JN (29) dengan Barang bukti 1 busur, 12 anak panah dan PN (29) dengan Barang bukti 1 busur, 4 anak panah.
Baca juga: KNPB Sentani Resmi Lantik Pengurus Baru, Ketua Terpilih Janjikan Hal Penting Ini
Keduanya telah diserahkan ke Sat Reskrim Polres Mimika untuk proses hukum lebih lanjut.
Petugas juga membantu mengevakuasi barang-barang milik warga dari rumah sebelumnya dijarah akibat meluasnya konflik.
Pemilik rumah menjadi korban penjarahan adalah KK (46) dan MD (53).
Polres Mimika bersama Brimob telah merencanakan penempatan pos pengamanan dan penyekatan di beberapa titik rawan, khususnya di Jalan Yakop, Jalur 1, dan Jalur 2 Kampung Amole.
Baca juga: Seluruh 18 Distrik Mimika Kompak Berawan Hari Ini
Langkah ini bertujuan mencegah meluasnya konflik serta meminimalkan potensi jatuhnya korban lanjutan.
Polres Mimika menghimbau seluruh pihak agar menahan diri, menghindari tindakan provokasi, dan menyerahkan penyelesaian proses hukum kepada pihak kepolisian.
Dukungan semua elemen masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan situasi yang damai dan aman di Kabupaten Mimika.
Demikian penjelasan yang dirilis oleh Kasie Humas Polres Mimika, Iptu Hempy Ona. (*)
TribunPapuaTengah.com
Provinsi Papua Tengah
Kabupaten Mimika
INFO TIMIKA
Peranag Suku Kwamki Narama
TribunPapuaTengah.com
Natal
Papua Tengah
| Perang Suku Kwamki Narama Hingga Saat Ini Belum Selesai, Satu Orang Meninggal Dunia |
|
|---|
| Ini Penjelasan Polisi Soal Penemuan Mayat Dengan Puluhan Anak Panah Tertancap di Tubuhnya |
|
|---|
| Seorang Pria di Timika Ditemukan Tewas Dengan Kondisi Tubuh Dipenuhi Anak Panah |
|
|---|
| 11 Tersangka Konflik di Kwamki Narama Kabupaten Mimika Dibebaskan |
|
|---|
| Perdamaian Perang Kwamki Narama Berakhir Ricuh, Aparat Kejar Oknum Pengacau |
|
|---|