Info Timika
PKBM Tabea Ebenhaezer Timika Workshop Penata Music dan Seka, Tekankan Pengembangan Seni Budaya
“Gerak dasar itu ada banyak, tetapi saya kemas menjadi lima gerak dasar dan langsung membuat video klipnya
Penulis: Feronike Rumere | Editor: Marselinus Labu Lela
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/tari-dan-seka-mimika.jpg)
Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Feronike Rumere
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, TIMIKA- Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) Tabea Ebenhaezer tengah menggelar Workshop Penata Music dan Tari seka, di Hotel Kamoro Tame, Mimika, Provinsi Papua Tengah, Rabu (10/12/2025).
Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) Tabea Ebenhaezer tengah menggelar kegiatan tersebut dan telah berlangsung selama tiga hari, pada Senin-Rabu 8-10 November 2025.
Baca juga: Persipuncak Cartenz Juara Piala Gubernur Papua Tengah, Bupati Elvis Tabuni Sumbang Rp 500 Juta
Ketua Panitia Workshop Penata Music dan Tari Seka, Regina Meicieza, menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan untuk kemajuan kebudayaan, regenerasi pelibatan orang muda guna pelestarian budaya.
"Kegiatan ini tengah berlangsung selama tiga hari, kegiatan penguatan kapasitas, jadi gambaran besar kegiatan ini selain festival juga peningkatan kapasitas mengarah ke internal PKBM, "ucap Regina.
Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan yang telah dilakukan sejak hari pertama hingga hari ketiga membahas tari seka, dan riset situasi kondisi kebudayaan di kabupaten Mimika.
Dan potensi untuk unsur kebudayaan apa yang bisa dijadikan fokus untuk melaksanakan festival di kegiatan selanjutnya.
"Kegiatan festival yang dilakukan sebelumnya, Timika Art Creation Festival (TACF) sifatnya lebih ke pemberdayaan masyarakatmasyarakat, pelibatan orang muda,regenerasi terjadi di situ.
Baca juga: Natal Koordinator Perkauan 4 Klasis Ilaga, Ini Pesan Ny. Sujatinah Tabuni Kepada Mama-mama di Puncak
PKBM itu menanggani anak-anak putus sekolah jadi kita lebih menekankan kepada kreatifitas dibandingkan akademik, namun kami memfasilitasimemfasilitasi ujian Paket A, B, dan C dan TK A.
Sementara itu hari kedua di isi dengan musik tradisonal, yang dibawakan oleh Bapak Domingus Kapiyau.
Baca juga: Ini 75 Tuntutan Demo Hari HAM Sedunia di Timika, Salah Satunya Tolak Kehadiran Militer di Papua
Pemateri Music Tradisional, juga selaku Anggota DPRD Kabupaten Mimika, Dominggus Kapiyau menjelaskan, bahwa sejumlah kalangan masyarakat dinilai masih keliru memahami "Tari Seka" terutama terkait busana dan tata rias kini sering dipadukan dengan coretan wajah atau pakaian adat yang tidak sesuai pakem aslinya.
Ia memberikan pemahaman kepada para peserta pelatihan dan menjelaskan bahwa Tari Seka sejatinya merupakan tari pergaulan muda-mudi yang memiliki dua bagian, yakni gerak variasi dan gerak dasar.
Baca juga: Mandat LPS Meluas Pasca-UU P2SK, Media Sulampua Digaet Jadi Garda Terdepan Jaga Stabilitas Keuangan
“Gerak dasar itu ada banyak, tetapi saya kemas menjadi lima gerak dasar dan langsung membuat video klipnya agar mereka bisa mengikuti lewat lagu. Kalau lagu berbahasa Indonesia berarti gerak variasi, kalau bahasa daerah berarti gerak dasar,” ujarnya.
Ia mengajak anak-anak muda Papua untuk tidak minder dan terus belajar. "Tidak ada manusia bodoh, yang ada hanya belum tahu. Belajar itu sepanjang hidup,” katanya.
Baca juga: Respon Cepat Kebakaran, BPBD Mimika Bentuk 60 Relawan Damkar dari RT/Kelurahan di Enam Distrik
Ia juga mendorong adanya kolaborasi antara masyarakat adat, lembaga masyarakat, dan pemerintah agar pengembangan seni budaya berjalan optimal. “Kunci utamanya kerja sama, koordinasi, dan saling pengertian,” tegasnya.
Dengan pemahaman yang benar, ia berharap anak-anak muda dapat melestarikan Tari Seka sesuai pakem yang sebenarnya sekaligus mengembangkannya untuk tampil di berbagai kesempatan, baik di Timika maupun di luar daerah. (*)
TribunPapuaTengah.com
Provinsi Papua Tengah
Kabupaten Mimika
PKBM Tabea Ebenhaezer Timika Workshop
Regina Meicieza
TribunPapuaTengah.com
Wamendagri
Ribka Haluk
| Bahan Baku Langka Picu Kenaikan Harga Plastik di Timika, Pedagang Sesuaikan Harga Jual |
|
|---|
| Berlabuh di Timika, Penumpang KM Tatamailau Kedapatan Membawa Ratusan Liter Miras Jenis Sopi |
|
|---|
| Seorang Perempuan Gantung Diri Kampung Nawaripi Kabupaten Mimika, Ini Kronologisnya |
|
|---|
| Pengedar Sabu di Timika Makin Kencang, Polisi Bekuk Satu Pelaku di Jalan Busiri Ujung Gang Sahabat |
|
|---|
| Tim Babat Satreskrim Polres Mimika Ungkap Kasus Pencurian di Hotel 66 Timika |
|
|---|