Virus Super Flu
Meski Belum Ada Temuan Virus Super Flu, Puskesmas Timika Imbau Wrga Tetap Waspada
Meski demikian, petugas di loket pelayanan tetap melakukan prosedur pemeriksaan seperti biasa.
Penulis: Feronike Rumere | Editor: Marselinus Labu Lela
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/pemerikasaan-kesehatan-21.jpg)
Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Feronike Rumere
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MIMIKA– Pelayanan kesehatan di Puskesmas Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah tetap berjalan normal di tengah isu merebaknya varian baru influenza A (H3N2) subclade K atau dikenal dengan sebutan super flu.
Berdasarkan pantauan TribunPapuaTengah.com, Rabu (21/1/2026), setiap pasien yang datang ke Puskesmas Timika wajib menunjukkan identitas diri berupa KTP sebelum mendapatkan nomor antrean pelayanan.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Mimika Rabu 21 Januari 2026: BMKG Prediksi Hujan Ringan di 15 Diatrik, 3 Berawan
Petugas kesehatan kemudian melakukan pemeriksaan awal, termasuk menanyakan keluhan pasien. Bagi pasien yang mengeluhkan demam atau panas tinggi, petugas akan melakukan pengecekan suhu tubuh menggunakan termometer.
Jika suhu tubuh pasien melebihi batas normal, yakni di atas 37,2 derajat Celsius, maka pasien akan diberikan tablet paracetamol untuk membantu menurunkan demam sebelum menjalani pemeriksaan lanjutan di poli.
Pelayanan di Puskesmas Timika sendiri dibuka mulai pukul 07.30 hingga 15.00 WIT. Selama jam pelayanan tersebut, belum ditemukan adanya pasien yang menunjukkan gejala terinfeksi wabah super flu.
Meski demikian, petugas di loket pelayanan tetap melakukan prosedur pemeriksaan seperti biasa. Pasien yang mengalami batuk dan pilek tetap menjalani pemeriksaan suhu tubuh, mendapatkan nomor antrean, serta berkonsultasi langsung dengan dokter di poli terkait.
Baca juga: Senator Papua Pegunungan Ini Minta Komdigi Bangun Tower Internet di Tiap Distrik
Sebelumnya, Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) menyampaikan bahwa situasi varian baru influenza A (H3N2) subclade K di Indonesia hingga akhir Desember 2025 masih dalam kondisi terkendali dan belum menunjukkan peningkatan tingkat keparahan.
Kepala Puskesmas Timika, dr Mozes, mengatakan pihaknya telah menerima imbauan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan munculnya kasus super flu di wilayah Mimika.
Baca juga: Mahasiswa Paniai Desak DPRD Bentuk Pansus Kawal Aspirasi Rakyat: Tolak Investasi, DOB dan Militer
"Sekarang ini memang lagi gencar-gencarnya isu flu super, dan kami di puskesmas sudah ada imbauan untuk meningkatkan kewaspadaan," ujar dr Mozes saat ditemui TribunPapuaTengah.com.
Ia menambahkan, pengalaman menghadapi pandemi Covid-19 menjadi modal penting bagi tenaga kesehatan dalam mengantisipasi potensi wabah penyakit baru.
"Sistemnya sudah seperti waktu Covid kemarin. Jadi kalau ada kasus-kasus seperti itu, puskesmas sudah tidak kaget lagi," jelasnya. (*)