Minggu, 12 April 2026

YPMAK

20 Kios Kelontong Modern Binaan YPMAK di Mimika Siap Bertransformasi Jadi UMKM Digital

YPMAK menyelenggarakan pembekalan khusus bertajuk Financial Literacy Program (FLP) bagi puluhan pelaku UMKM di Gedung MPCC, Senin (2/3/2026).

Tayang:
Penulis: Feronike Rumere | Editor: Lidya Salmah
zoom-inlihat foto 20 Kios Kelontong Modern Binaan YPMAK di Mimika Siap Bertransformasi Jadi UMKM Digital
TribunPapuaTengah.com/Feronike Rumere
KIOS DIGITAL - Suasana pelatihan yang dilakukan YPMAK berkolaborasi dengan BTN, dan CV Amugsang Gemilang berjaya. Dalam pelatihan ini peserta yang adalah kios kelontong binaan YPMAK dibekali literasi keuangan. Pelatihan berlangsung di Aula Gedung MPCC, Jalan Cenderawasih, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin (2/3/2026). Foto: Tribun-PapuaTengah. com/Feronike Rumere. 

Ringkasan Berita:
  • Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme Kamoro (YPMAK) mempercepat operasional 20 kios kelontong modern di Kabupaten Mimika melalui Financial Literacy Program. 
  • Program ini membekali pelaku UMKM lokal dengan sistem pembayaran digital dan manajemen stok terstruktur. 
  • Pendampingan intensif selama satu tahun diberikan guna memastikan kemandirian ekonomi masyarakat penerima manfaat dana kemitraan PTFI. 

 

Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Feronike Rumere

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MIMIKA - Ekonomi kerakyatan di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, kini mulai bergeser ke arah pengelolaan profesional melalui sentuhan teknologi digital.

Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme Kamoro (YPMAK) menginisiasi perubahan ini dengan memperkuat kapasitas pelaku usaha mikro lewat program literasi keuangan.

Fokus utama kegiatan ini adalah mengubah pola pikir pedagang tradisional menjadi pengelola ritel modern yang tangguh.

Divisi Ekonomi YPMAK menyelenggarakan pembekalan khusus bertajuk Financial Literacy Program (FLP) bagi puluhan pelaku UMKM di Gedung MPCC, Senin (2/3/2026).

Peserta pelatihan merupakan warga lokal yang tergabung dalam program pembinaan UMKM Batch II.

Mereka dipersiapkan untuk mengelola aset bisnis secara mandiri dengan standar operasional yang baku.

Para pedagang kini diwajibkan mengenal sistem pencatatan penjualan dan pembelian berbasis aplikasi digital.

Baca juga: Dispora Mimika Matangkan Persiapan Jadi Tuan Rumah Liga 4 Papua Tengah

Digitalisasi ini mencakup penggunaan alat pemindai (scan) untuk transaksi pembayaran guna meminimalisir kesalahan manual.

Penataan arus kas yang tertib menjadi indikator keberhasilan utama dalam pelatihan teknis ini.

Kepala Divisi Perencanaan Program Ekonomi YPMAK, Oktovianus Jangkup, menekankan pentingnya pendampingan berkelanjutan bagi para orang tua penerima manfaat.

Yayasan menggandeng akademisi dari STIE Jambatan Bulan dan sektor perbankan untuk mengawal transisi sistem ini.

Kolaborasi lintas sektor tersebut bertujuan agar setiap rupiah dana kemitraan dapat berkembang menjadi modal usaha yang produktif.

"Kami menggandeng mitra strategis agar mereka benar-benar didampingi dalam mengoperasikan sistem toko modern," ujar Oktovianus.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved