Kabupaten Mimika
1 Tahun Pimpin Kabupaten Mimika, Ini Capaian dan Evaluasi Johannes Rettob-Eamanuel Kemong
“Data menunjukkan ada peningkatan, namun belum signifikan. Ini menjadi catatan penting bagi kita
Penulis: Feronike Rumere | Editor: Marselinus Labu Lela
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/halal-bi-halal-joel.jpg)
Ringkasan Berita:
- Bupati Mimika Johannes Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong memaparkan capaian satu tahun kepemimpinan dalam acara Halal Bihalal Idul Fitri 1447 Hijriah.
- Dalam kesempatan itu, pemerintah menyoroti berbagai program prioritas serta tantangan pembangunan, terutama di sektor kesehatan seperti stunting dan TBC, serta peningkatan ekonomi masyarakat.
Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Feronike Rumere
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MIMIKA– Satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Mimika dirangkaikan dengan Halal Bihalal Idul Fitri 1447 Hijriah di Gedung Graha Eme Neme Yauware, Jalan Budi Utomo, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Rabu (25/3/2026).
Kegiatan tersebut mengusung tema “Transformasi Menuju Mimika Maju dan Inklusif”.
Acara diawali dengan ibadah singkat dipimpin oleh Pastor Benyamin dengan tema khotbah “Gembala yang baik melindungi domba-dombanya”.
Baca juga: Untuk Kebutuhan Rakyat, Politisi PSI Ini Minta Tambahan Anggaran Pengaspalan Lapter di Intan Jaya
Selanjutnya dilanjutkan doa bersama yang dipimpin oleh lima tokoh agama, yakni Islam, Katolik, Hindu, Buddha, dan Kristen Protestan.
Kegiatan kemudian diisi dengan sejumlah penampilan nyanyian dan dilanjutkan dengan halal bihalal yang berlangsung sekitar pukul 10.32 WIT.
Dalam momentum satu tahun kepemimpinan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Mimika memaparkan capaian serta persentase program prioritas yang telah dijalankan.
Beberapa program yang disampaikan meliputi sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi, keamanan dan ketertiban, termasuk kerja sama sektor pendidikan dengan puluhan universitas, pemeriksaan kesehatan gratis, pembangunan Sekolah Rakyat (SR), serta pembangunan infrastruktur yang menjangkau wilayah pegunungan hingga pesisir.
Bupati Mimika Johannes Rettob dalam pemaparannya menegaskan bahwa, pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada pembangunan manusia secara menyeluruh.
“Target utama kita adalah bagaimana masyarakat Mimika bisa hidup lebih sejahtera. Pembangunan bukan hanya soal fisik, tetapi juga bagaimana manusia di dalamnya bisa berkembang,” ujarnya.
Baca juga: Perubahan Cuaca Mendadak di Mimika: BMKG Prediksi Hujan Ringan di 13 Distrik, Warga Diimbau Waspada
Ia mengakui, meski berbagai program telah berjalan, masih terdapat sejumlah persoalan mendasar yang perlu mendapat perhatian serius, terutama di sektor kesehatan.
Di antaranya adalah tingginya angka stunting dan kasus penyakit tuberkulosis (TBC) di tengah masyarakat.
Menurutnya, sektor kesehatan menjadi indikator penting dalam menilai keberhasilan pembangunan daerah. Pemerintah pun terus berupaya menekan angka penyakit serta meningkatkan layanan kesehatan.
Selain itu, Johannes Rettob juga memaparkan perkembangan indeks pembangunan manusia (IPM) yang mengalami dinamika sejak tahun 2025 hingga saat ini.
Baca juga: Biar Melek Hukum Soal Hak Ulayat, Perwakilan 12 Suku Yahukimo Ikuti Pelatihan Paralegal di Jayapura
“Data menunjukkan ada peningkatan, namun belum signifikan. Ini menjadi catatan penting bagi kita semua untuk terus bekerja lebih maksimal,” katanya.
TribunPapuaTengah.com
Provinsi Papua Tengah
Kabupaten Mimika
Satu Tahun Kepemimpinan JOEL
INFO TIMIKA
Bupati Mimika Johannes Rettob
Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong
| Pemkab Mimika Prioritaskan Pembangunan Gedung PAUD dan TK |
|
|---|
| Soal WFH dan Efisiensi BBM, Bupati Mimika: Belum Ada Instruksi dari Pusat |
|
|---|
| Isu Penghentian Kontrak P3K, Ini Kata Bupati Mimika Johannes Rettob |
|
|---|
| Johannes Rettob Ingatkan ASN Mimika Tingkatkan Kinerja dan Profesionalisme |
|
|---|
| Musrenbang RKPD 2026, Dorong Ekonomi Kerakyatan Mimika Berbasis Lokal |
|
|---|