Kamis, 21 Mei 2026

Pekan Alkitab 2026

Pekan Alkitab 2026 Dinilai Perkuat Kehidupan Spiritual, Begini Kata Ananias Faot

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Mimika, kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada

Tayang:
zoom-inlihat foto Pekan Alkitab 2026 Dinilai Perkuat Kehidupan Spiritual, Begini Kata Ananias Faot
TribunPapuaTengah.com/Feronike Rumere
APRESIASI- Pemerintah Kabupaten Mimika memberikan apresiasi atas pelaksanaan Pekan Alkitab Mimika 2026 yang digelar di Sekolah Kristen Kalam Kudus Timika, Selasa (31/3/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Kabupaten Mimika mengapresiasi pelaksanaan Pekan Alkitab Mimika 2026 yang diselenggarakan Lembaga Alkitab Indonesia di Sekolah Kristen Kalam Kudus Timika.
  • Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini menghadirkan berbagai agenda edukatif seperti seminar Alkitab, pemanfaatan teknologi dalam pelayanan, serta pameran Museum Alkitab.

Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Feronike Rumere

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MIMIKA– Lembaga Alkitab Indonesia menggelar Pekan Alkitab Mimika di Sekolah Kristen Kalam Kudus, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Selasa (31/3/2026).

Kegiatan Pekan Alkitab tersebut dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 31 Maret hingga 2 April 2026.

Pada tahun ini, pekan alkitab mengusung tema "Menginspirasi Budaya Digital dengan Firman Allah berlandaskan pada nats Yohanes 1:14".

Baca juga: Pekan Alkitab Hadir di Papua, Umat Diharapkan Semakin Dekat dengan Firman Tuhan

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Mimika, Ananias Faot dalam sambutan mewakili Bupati Mimika, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Lembaga Alkitab Indonesia bersama Sekolah Kristen Kalam Kudus Timika serta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Pekan Alkitab Mimika 2026.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Mimika, kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak telah menginisiasi dan menyelenggarakan kegiatan ini dengan baik,” ujarnya.

Ananias menjelaskan, pekan alkitab tahun ini diisi dengan berbagai kegiatan edukatif dan inspiratif, seperti seminar alkitab, seminar terkait pemanfaatan teknologi dalam pelayanan, serta pameran museum alkitab.

Menurutnya, rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bahwa lembaga keagamaan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai iman.

Ia menilai, pekan alkitab memiliki makna strategis dalam memperdalam pemahaman umat terhadap firman Tuhan sekaligus memperkuat kehidupan sosial rukun dan harmonis di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini tidak hanya memperdalam iman, tetapi juga menjadi sarana pembinaan mental dan spiritual masyarakat,” katanya.

Baca juga: Kebakaran Hebat di Jalan Sulawesi Wamena Akibatkan 11 Orang Meninggal Dunia

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh peserta, khususnya generasi muda, untuk memanfaatkan momentum pekan alkitab sebagai sarana menumbuhkan kecintaan terhadap firman Tuhan serta menerapkan nilai kasih, kejujuran, dan perdamaian dalam kehidupan sehari-hari.

Ananias juga menyoroti masih adanya tantangan dalam penggunaan Alkitab Terjemahan Baru Edisi Kedua, terutama di wilayah pedalaman.

Menurutnya, masih banyak jemaat yang belum memahami perbedaan antara versi lama dan versi terbaru.

Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana sosialisasi terkait pembaruan terjemahan alkitab kepada masyarakat luas.

Baca juga: Soal WFH dan Efisiensi BBM, Bupati Mimika: Belum Ada Instruksi dari Pusat

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved