YPMAK
Program Kampung Sehat YPMAK Jangkau 16 Kampung di Mimika, Fokus Layanan dan Edukasi Kesehatan
Program tersebut dinaman Kampung Sehat yang kini menjangkau puluhan kampung di wilayah Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Penulis: Feronike Rumere | Editor: Lidya Salmah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/23-April-2026-kampung-sehatat.jpg)
Ringkasan Berita:
- Program Kampung Sehat yang digagas YPMAK terus diperluas dengan menjangkau 16 kampung di Kabupaten Mimika.
- Program ini menitikberatkan pada peningkatan layanan kesehatan dasar serta edukasi kepada masyarakat guna mendorong pola hidup bersih dan sehat.
- Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya OAP melalui pendekatan langsung di tingkat kampung.
Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Feronike Rumere
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MIMIKA – Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme Kamoro (YPMAK) selaku pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia (PTFI) terus memperkuat program kesehatan masyarakat.
Program tersebut dinaman Kampung Sehat yang kini menjangkau puluhan kampung di wilayah Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Baca juga: Bulog Papua Edukasi Siswa SMA Kalam Kudus Jayapura Soal Stabilitas Pangan di Balik Gudang
Program Kampung Sehat dilaksanakan YPMAK sejak beberapa tahun terakhir dengan menggandeng lima mitra yaitu, Yayasan Siklus Sehat Indonesia, Yayasan Care Peduli, Yayasan Rumsram, Yayasan Ekologi Papua dan Yayasan Papua Lestari.
Kepala Divisi Program Kesehatan YPMAK, Henky Womsiwor, menjelaskan program Kampung sehat yang melibatkan sejumlah yayasan mitra seperti Yayasan Rumsram dan Yayasan Care Peduli yang mendampingi tiga mitra lokal.
Baca juga: Distribusi Logistik ke Tiga Kabupaten Lumpuh Akibat Akses Jalan Trans Papua Pegunungan Putus Total
Selain itu, evaluasi program dilakukan oleh Yayasan Siklus Sehat Indonesia terhadap empat mitra yang terlibat dalam pelaksanaan program.
“Pada tahun 2026 ini, sejak Februari hingga memasuki April, tim Kampung Sehat masih bertugas di kurang lebih 16 kampung dari tujuh distrik,” ujar Hengky di Timika, Kamis (23/4/2026).
Hengky menyebutkan, wilayah layanan mencakup daerah dataran tinggi seperti Tsinga dan Arwanop, wilayah pesisir, hingga Mimika Timur Jauh di Kampung Ohotya, serta Distrik Jita di Kampung Wapu.
Baca juga: 14 Kepala Kampung di Distrik Biak Kota Resmi Mulai Masa Bakti Selama 8 Tahun
Dalam pelaksanaannya, tim kesehatan yang diturunkan terdiri dari tenaga perawat, bidan, dan analis kesehatan masyarakat.
Tim tersebut tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan, tetapi juga menjalankan kegiatan pemberdayaan masyarakat.
“Kegiatan ini dilakukan dengan berkoordinasi bersama pemerintah, khususnya puskesmas dan puskesmas pembantu (pustu),” ungkap Hengky.
Baca juga: Bangga dengan Jati Diri, Mahasiswa Asal Dogiyai Ini Konsisten Pakai Koteka Saat Kuliah
Program Kampung Sehat juga berfokus pada penanganan dan pencegahan berbagai penyakit seperti malaria, tuberkulosis (TB), dan HIV.
Selain itu, perhatian khusus diberikan pada peningkatan gizi anak dan ibu, termasuk upaya pencegahan stunting.
“Jika ditemukan kasus stunting, kami bersama puskesmas dan pustu melakukan langkah-langkah pencegahan secara terpadu,” katanya.
Baca juga: YPMAK dan RSUD Mimika Teken PKS Layanan Kesehatan untuk Masyarakat Tujuh Suku
TribunPapuaTengah.com
Kampung Sehat
YPMAK
Hengky Wamsiwor
PT Freeport Indonesia (PTFI)
Kabupaten Mimika
kesehatan
Orang Asli Papua (OAP)
| Tempat Tidur RSUD Mimika Sangat Terbatas, YPMAK Fasilitasi Rujukan Pasien Tujuh Suku ke Luar Daerah |
|
|---|
| YPMAK dan RSUD Mimika Teken PKS Layanan Kesehatan untuk Masyarakat Tujuh Suku |
|
|---|
| Siswa SATP Timika Angkat Enam Provinsi di Papua Pada Ajang Kokurikuler Day 2026 |
|
|---|
| Siswa SATP Diajak Peduli Lingkungan Sejak Dini Melaluai Karya Nusantara |
|
|---|
| Pemprov Papua Barat dan YPMAK Teken MoU Sekaligus Serahkan Kendaraan Operasional ke SMA TKN |
|
|---|