YPMAK
YPMAK Kunjungi Kampung Aindua, Monitoring Program Kampung Sehat
YPMAK menggunakan kesempatan ini berdialog dengan warga terkait fasilitas dan pelayanan yang tersedia di kampung tersebut.
Penulis: Feronike Rumere | Editor: Lidya Salmah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/2-Mei-2026-Kammpus.jpg)
Ringkasan Berita:
- YPMAK melalui Divisi Kesehatan melakukan monitoring Program Kampung Sehat di Kampung Aindua guna menilai dampak layanan terhadap masyarakat.
- Hasilnya, warga menilai pelayanan berjalan baik, termasuk penanganan darurat dan pemberian makanan tambahan.
- YPMAK juga mendorong peningkatan edukasi hidup bersih dan sehat serta menampung masukan warga untuk keberlanjutan program. (*)
Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Feronike Rumere
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MIMIKA – Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amugme Kamoro (YPMAK) melalui Divisi Kesehatan monitoring Program Kampung Sehat di Kampung Aindua, Distrik Mimika Barat Jauh, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Sabtu (2/5/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Divisi Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kesehatan YPMAK Riana Wadibar, bersama staf Monev Kesehatan Frans Wabiser dan Rulian Takayuta, serta staf Perencanaan Program Kesehatan Foeby Lakasa.
Dalam kunjungan itu, tim Monev Kesehatan YPMAK meninjau langsung pelayanan kesehatan yang dijalankan melalui program Kampung Sehat.
Baca juga: Soroti Penerangan Jalan Papua Selatan, Aliansi Pemuda: Kebijakan Tak Mandiri dan Rawan Penyimpangan
YPMAK menggunakan kesempatan ini berdialog dengan warga terkait fasilitas dan pelayanan yang tersedia di kampung tersebut.
Riana Wadibar mengatakan monitoring ini untuk melihat secara langsung dampak layanan yang diberikan mitra kepada masyarakat.
“Kami ingin memastikan apakah layanan yang diberikan benar-benar membantu masyarakat, serta melihat hubungan antara tenaga kesehatan dengan warga di kampung,” ujarnya.
Riana menjelaskan, penilaian tidak hanya mencakup pelayanan pengobatan, tetapi juga capaian program seperti jumlah pemeriksaan kesehatan, kegiatan edukasi, hingga tingkat pemahaman masyarakat terhadap pola hidup bersih dan sehat.
Baca juga: Fasilitas Tidak Layak, Warga Kampung Ararau Mimika Keluhkan Minimnya Pelayanan Kesehatan
Menurutnya, keberhasilan program Kampung Sehat juga diukur dari meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan, bukan hanya pada aspek kuratif.
“Kami mendorong mitra agar lebih banyak melakukan edukasi tentang hidup bersih dan sehat, tidak hanya fokus pada pengobatan,” katanya.
Sementara itu, Ketua Bamuskam Aindua, Kornelus Tamarik menilai pelayanan Kampung Sehat di wilayah tersebut berjalan dengan baik.
“Saya melihat pelayanannya baik, juga ada pemberian makanan tambahan,” ucapnya.
Baca juga: YPM Desak Evaluasi Operasi Militer di Kembru dan Dorong Pendekatan Teritorial
Hal senada disampaikan warga Kampung Aindua, Teresia Kamkaulah, yang mengaku terbantu dengan kehadiran program tersebut.
“Ada tim Kampung Sehat yang sangat membantu kami. Kalau ada warga sakit darurat, bahkan tengah malam pun tetap dilayani. Suster juga menjelaskan cara minum obat dengan baik,” tuturnya.
| Keberadaan Kampung Sehat di Ararau Dinilai Efektif, Warga Rasakan Manfaat Layanan YPMAK |
|
|---|
| Monitoring di Kampung Mapar, YPMAK Pastikan Program Tepat Sasaran |
|
|---|
| Pokja Kampung Akar Tahun 2026 Terbentuk, YPMAK: Dorong Program Peningkatakan Ekonomi Warga |
|
|---|
| Monitoring di Kampung Wumuka, YPMAK Pastikan Layanan Kesehatan Berdampak bagi Warga |
|
|---|
| YPMAK Sosialisasi dan Bentuk Pengurus Pokja 2026 di Kampung Kapiraya |
|
|---|